Ikuti kegiatan Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat SD/Sederajat, Korwil Pendidikan Kecamatan Pangatikan Gelar Seleksi

GARUT, iNEWSOnline.co.id: Kepala Bidang Keolahragaan, Dispora Kabupaten Garut,  Tito Sugito menyampaikan, invitasi Olahraga Tradisional Tingkat SD/sederajat se-Kabupaten Garut siap digelar akhir bulan ini.

Invitasi olah raga tradisonal bertujuan  untuk melestarikan budaya permainan anak anak, dimana kini kondisinya sudah hampir dilupakan.

” Saat ini anak-anak lebih senang melakukan permainan online seperti game pada gedged,  android sehingga olah raga tradisonal hampir ditinggalkan dan dilupakan,” katanya.

Tentunya lanjut dia, berharap perlombaan olahraga tradisional ini, mampu memberikan wawasan, dan pengetahuan kepada para  anak anak dan para pelajar. bahwasanya zaman dahulu ada permainan tradisional yang bisa dimainkan oleh anak anak dengan sangat menyenangkan.

Ia menambahkan, di dalam Undang-Undang No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) Pasal 19 menyatakan bahwa olahraga tradisional perlu dikembangkan dan dilestarikan. Oleh karena itu Dispora kabupaten Garut akan mengadakan lomba olahraga tradisional.

“ Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjutnya silakan para peserta bisa mendatangi kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab Garut Jl. Pasundan no.49, Garut. Pendaftaran dimulai tanggal 07- 25 Oktober 2019, Teknikal meeting tanggal 27 Oktober 2019 sedangkan Pelaksanaan akan dilaksanakan pada tanggal 29-30 Oktober 2019 di SOR Merdeka Kerkoof. Pendaftaran tidak dipungut biaya (gratis),” pungkas Tito.

Di tempat terpisah, nampak Keceriaan anak anak Sekolah Dasar di Kecamatan Pangatikan, keceriaan  terlihat dari raut muka para peserta olahraga tradisional tingkat SD/sederajat.

Mereka mengikuti berbagai Perlombaan (seleksi) diantaranya, Cabang olahraga (Cabor) Hadang (Gobak Sodor), Sumpitan  (Meniup Sumpit berisi Anak Panah), Dangongan (Mempergunakan Bambu  Sebagai alat untuk saling mendorong atara regu yang satu dengan yang lain), Egrang (Berjalan Mengunakan Bambu), Taropah  Panjang (Bakiak Cros).

Ketua Panitia seleksi tingkat Kecamatan Pangatikan , Itang, Menurutnya setiap cabor yang diseleksi merupakan ajang beregu bukan perseorangan kegiatan seleksi kami gelar untuk menentukan nanti siapa yang akan kita kirim ke tingkat kabupaten dalam kegiatan Invitasi olahraga tradisional tingkat Kabupaten Garut.

” Seleksi ini merupakan beregu bukan perseorangan,” kata Itang, kepada wartawan, Selasa (22/10/2019).

Perlombaan atau seleksi hari  ini juga  merupakan rangkaian sosialisasi atau memperkenalkan kembali olahraga tradisional yang selama ini hampir punah atau tergantikan dengan olah raga dan permainan modern.

Itang menambahkan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan Dinas Pemuda dan olahraga Kabupaten Garut dan Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI)

Peserta yang mengikuti seleksi hari ini lanjut dia, seleksi di ikuti oleh 28 SD/ MI yang ada di kecamatan Pangatikan. Setiap regu melibatkan minimal 3 anak dan maksimal 7 anak.

” Kami mewakili korwil Pendidikan Kecamatan Pangatikan siap mengirimkan anak hasil seleksi untuk mengikuti perlombaan yang akan di gelar akhir Oktober 2019 mendatang di Kabupaten Garut,” pungkas Itang .

(MRF/Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here