3 Cara Mudah agar Ular tidak Masuk Rumah

ular inewsonline.co.id
Ilustrasi (foto web)

BANDUNG,iNEWSOnline.co.id: Ular merupakan kelompok reptilian tidak berkaki dan bertubuh panjang yang tersebar luas di dunia. Secara ilmiah, semua jenis binatang ini dikelompokkan dalam satu subordo. Yaitu, Serpentes dan juga merupakan anggota dari ordo Squamata (reptilia bersisik), bersama-sama dengan kadal.

Akan tetapi, ular sendiri diklasifikasikan pada cabang (klade) Ophidia yaitu segolongan reptilia-reptilia dengan atau tanpa kaki, bertubuh panjang, dan memiliki fisiologis yang sangat berbeda dengan kadal.

ular inewsonline.co.id
Ilustrasi (foto web)

Ular diperkirakan telah berevolusi dari kadal tanah sejak pertengahan zaman Jurassic (174,1-163,5 juta tahun yang lalu). Fosil ular tertua yang diketahui, Eophis underwoodi adalah ular kecil yang hidup di daratan Inggris selatan sekitar 167 juta tahun yang lalu.

Baca Juga: Bisnis Jangkrik Menjanjikan Tapi Butuh Keuletan

Reptilia yang satu ini dianggap paling sukses berkembang di dunia. Mereka dapat ditemukan di semua tipe habitat. Baik hutan, padang rumput, gurun/padang pasir, sungai, danau, dataran tinggi, perkebunan, persawahan, laut dan juga di pemukiman manusia.

Akan tetapi, tidak terdapat dan tidak bisa ditemukan di daerah dingin seperti di puncak gunung dan di daerah lingkar kutub (beberapa spesies ada yang mampu hidup di daerah dekat kutub utara).

Juga tidak terdapat dan tidak ditemukan di Irlandia, Selandia baru, Greenland, pulau-pulau terisolasi di Pasifik seperti Hawaii serta di Samudera Atlantik.

Sebagian besar binatang ini hidup dan tinggal di tanah, sebagian lagi hidup dan tinggal di atas pohon atau tanaman.

Meski begitu, sebagian besar spesies di tanah dapat memanjat pohon. Selain di tanah dan pohon, juga hidup di perairan. Bahkan ada golongan yang hidup di air dan tidak pernah berkelana di darat samasekali. Misalnya jenis golongan Hydrophiidae.

ular inewsonline.co.id
Ilustrasi (foto web)

Ular adalah hewan karnivora. Mereka memangsa berbagai jenis hewan lebih kecil dari tubuhnya. Di antaranya, burung, mamalia, kodok, jenis reptile yang lain, termasuk telur-telurnya.

Ular besar memangsa kambing, kijang, rusa dan bahkan manusia.

Binatang ini memakan seluruh mangsanya tanpa sisa dan mampu mengkonsumsi mangsa tiga kali lebih besar dari diameter kepala mereka. Hal ini dikarenakan rahang mereka lebih rendah dan dapat terpisah dari rahang atas.

Selain itu memiliki gigi menghadap kebelakang yang menahan mangsanya tetap di mulut mereka. Hal ini mencegah mangsa melarikan diri.

Binatang ini memakan mangsanya bulat-bulat, tanpa dikunyah menjadi keping-keping yang lebih kecil. Gigi di mulutnya tidak memiliki fungsi untuk mengunyah, melainkan sekadar untuk memegang mangsanya agar tidak mudah terlepas.

Agar lancar menelan, biasanya memilih menelan mangsa dengan kepalanya lebih dahulu.

Fenomena Ular masuk rumah yang terjadi baru-baru ini membuat was-was masyarakat. Terlebih ternyata binatang melata yang masuk rumah atau permukiman adalah jenis cobra yang racun bisanya mematikan. 

Dari berbagai sumber, inewsonline.co.id mencoba berbagi tips agar binatang tersebut tidak masuk rumah anda. 

  1. Pelihara Kucing

Memlihara kucing di rumah ternyata ada manfaatnya untuk menangkal hewan berbisa masuk rumah. Ini bukan karena takut sama kucing. Ini terkait keawasan kucing dari gangguan dan relfleks kucing lebih cepat, 

Kucing akan merespon gangguan hewan lain di rumah anda, ketika ada ular yang akan masuk atau terdetiksi oleh kucing, kucing akan melakukan penyerangan.

Binatang berbisa tersebut tidak mau akan adanya gangguan ini akan melarikan diri, dia akan menganggap di rumah anda tidak nyaman untuk dia masuk dan berdiam.

  1. Bersihkan Rumah

Kebersihan rumah juga menjadi kunci utama mencegahnya. Hewan melata ini akan mencari tempat yang lembab dan ada makanan untuk dia. Di rumah yang tidak bersih dan banyak tumpukan kardus atau baju baju kotor membuat ular betah berdiam di sana.

Apalagi rumah kotor cenderung banyak di datangi tikus. Tikus itulah yang menjadi makanannya. Keberadaan tikus di rumah juga jadi penyebabnya. 

  1. Periksa Lubang Lubang di Rumah 

Coba deh periksa setiap lubanh yang ada di rumah. Baik lubang pembuangan air atau lubag udara. Jiha lubang itu besar tutup dengan penutup yang lubang-lubangnya lebih kecil. Itu menjadi salah satu cara menutup akses masuk ke rumah.

Jangan tabur garam di sekitar rumah karena garam tidak mengusirnya.  

Semoga tips ini bermanfaat dan bisa anda coba lakukan.

(Frima/berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here