38 Tahun Buta,  Sumirah Luput Perhatian Pemerintah

buta inewsonline.co.id
(dari kiri), Ketua RW 06, Dudung, Ny Sumirah dan Ai Siti Badriah

GARUT,iNEWSOnline.co.id: Ny Sumirah (63) salah seorang warga Kampung Eureunsono RT01/06, Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening Kabupaten  Garut, hidup sebatang kara dengan kondisi buta.

Dia mengalami kebutaan sejak berumur 25 tahun atau sudah sekitar 38 tahun lalu.

“Sejak umur 25 tahun saya sudah mengalami kebutaan,” kata Ny Sumirah yang didampingi Ketua RW setempat, Dudung Abdul Karim dan Kader PKK RW, Ai Siti badriah kepada iNEWSOnline.co.id, Senin (28/9/2020).

Dia menjelaskan, kronologis hingga mengalami kebutaan terjadi spontan, tidak ada tanda-tanda atau gejala sakit mata dan sebagainya. Ketika itu langsung saja penglihatannya menjadi putih.

Baca juga: Febri dan Zola Jebolan Pertama Diklat Persib yang Tembus Tim Senior

“Teu aya gejala nanaon, langsung we titingalian teh jadi bodas (tidak ada gejala, penglihatan langsung mendadak putih-red),” imbuhnya.

Ny Sumirah menambahkan, dirinya kala itu pernah berobat ke Cicendo. Namun keterbatasan dana maka pengobatanya tidak berlanjut.

buta inewsonline.co.id
KTP Ny Sumirah (Poto Rik)

“Sanes  teu hoyong damang namung da kumaha atuh kahambat kuperkawis biaya (bukan tidak mau sembuh namun terbentur biaya-red),” akunya.

Saat disinggung mengenai bantuan pemerintah, jawab Ny Sumirah, hingga kini tidak ada bantuan baik dari segi pengobatan maupun biaya hidup.

Sementara itu Ketua RW 06, Dudung Abdul Karim, menyebutkan, Ny Sumirah kini tinggal sebatang kara. Tidak punya suami ataupun anak, adapun adiknya kini tinggal di kota Bogor.  

“Biaya hidup seperti makan dan keperluan sehari-hari ditanggung masyarakat sekitar,” sebut Dudung seraya menambahkan, adapun bentuk bantuan yang kini didapat berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD).

Kader PKK RW 06, Ai Siti Badriah, menyebutkan, pihaknya sudah beberapa kali menginformasikan kondisi Ny Sumirah kepada pihak Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaluyu.

“Bahkan pada pembagian BLT DD, pak Kades dan jajarannya sudah meninjau langsung kondisi beliau,” terang Ai.

Baik harapan, Ny Sumirah, Dudung, Ai dan warga setempat mengharapakan adanya uluran tangan pemerintah baik dari segi pengobatan maupun biaya hidup.

(Rik)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here