5 Jenis dan Mitos Burung Perkutut

perkutut inewsonline.co.id
Perkutut Putih )foto web)

BANDUNG,iNEWSOnline.co.id: Perkutut Jawa (Geopelia striata) merupakan spesies burung dalam suku Columbidae dari genus Geopelia.

Hewan ini merupakan jenis burung pemakan biji-bijian. Akan tetapi tidak tertutup kemungkinan jika burung ini juga memakan serangga di habitat aslinya.

Perkutut Jawa (lokal) memiliki tubuh berukuran kecil (21 cm). Tubuh ramping, ekor panjang. Kepala abu-abu, leher dan bagian sisi bergaris halus, punggung coklat dengan tepi hitam.

Baca Juga: 8 Manfaat Jagung untuk Kecantikan

Bulu sisi terluar ekor kehitaman dengan ujung putih. Iris dan paruh abu-abu biru, kaki merah jambu tua. Hidup berpasangan atau kelompok kecil. Makan di permukaan tanah. Kadang berkumpul untuk minum di sumber air.

perkutut inewsonline.co.id
Perkutut (foto web)

Sarang berbentuk datar tipis dari ranting-ranting. Telur berwarna putih, jumlah 2 butir. Berbiak bulan Januari-September. Suaranya relatif kecil dan tipis jika dibanding dengan jenis perkutut Thailand (Bangkok).

Pada umumnya, yang di pelihara sebagai klangengan (peliharaan) oleh kebanyakan penghobi biasanya diberi makan hanya berupa biji-bijian. Seperti, milet putih, milet merah, jewawut, gabah berukuran kecil dan sedikit ketan hitam.

Terkadang ada juga penghobi yang memberi pakan tambahan berupa canary seed, biji godem dan biji sawi serta pakan ekstra untuk kebutuhan mineral berupa tulang sotong.

Selain itu, burung peliharaan jenis ini juga memerlukan penjemuran di bawah sinar matahari langsung untuk menjaga kesehatannya. Para penghobi biasanya menjemurnya di tiang kerekan dengan ketinggian sekitar tujuh meter.

perkutut inewsonline.co.id
Burung Perlutut (foto web)

Di berbagai budaya, banyak sekali yang percaya berbagai macam mitos bahwa burung ini yang melegenda. Tak heran banyak orang yang tertarik memeliharanya.

Di kebudayaan Jawa, burung ini konon memiliki derajat yang tinggi dibandingkan jenis hewan lainnya.

Oleh karena itu, sangat lazim menemukan banyak warga yang memelihara burung ini di rumahnya.

Pasalnya, selain sebagai hewan peliharaan eksotis, juga dipercaya sebagai pembawa keberuntungan, kekayaan, hingga sebagai hewan pesugihan.

Berikut sejumlah mitos dari burung yang satu ini:

  1. Perkutut Hitam

Burung jebis ini paling umum sekaligus paling banyak dipelihara masyarakat. Orang Jawa menyebut burung ini “Kol Buntet” karena pamornya yang dianggap sebagai rajanya burung jenis ini.

Konon, jika memelihara burung ini, maka pemiliknya akan mendapatkan aura keberuntungan yang sangat kuat.

  1. Perkutut Lurah

Berbeda dengan jenis Hitam yang berkesan “gelap”, burung ini justru terlihat sangat cantik dengan corak bulu yang indah.

Motif loreng-loreng pada bulunya menjadi sumber kekuatan dan juga kelebihannya.

Mitosnya, orang yang memelihara burung ini akan dianugerahi kewibawaan dan penghormatan yang tinggi dari sekitarnya.

  1. Perkutut Daringan

Elok dan mempesona. Begitulah kesan yang ditangkap ketika melihat jenis burung perkutut Daringan. Bulu-bulu berpola di seluruh tubuh serta sebentuk jambul di atas kepalanya. Katanya melambangkan rezeki yang tak putus hingga tujuh turunan bagi pemiliknya.

  1. Songgo Ratu

Nama burung oerkutut jenis ini sangat mencirikan karakternya yang persis seperti seekor ratu, apalagi dengan adanya mahkota di atas kepalanya. Ukurannya memang sedikit lebih kecil, namun memiliki pamor yang sangat kuat.

Konon, jika Anda memeliharanya maka Anda bisa terhindar dari santet dan malapetaka gaib lainnya.

  1. Perkutut Putih

Layaknya merpati, kuntul, atau jalak putih, burung ini juga punya kharisma yang sangat kuat di habitatnya.

perkutut inewsonline.co.id
(foto web)

Konon, Perkutut Putih paling langka. Di sekujur tubuhnya berbulu putih karena mengidap albino.

Mitosnya, memelihara burung perkutut putih bisa mendatangkan kekayaan yang sangat melimpah bagi pemiliknya.

Mitos:

  • Hewan Gaib

Salah satu mitos burung perkutut yang paling terkenal menyebutkan bahwa hewan ini adalah jelmaan dewa.

Salah satunya karena juga menjadi hewan peliharaan Prabu Brawijaya dari Majapahit. Konon, hewan ini sebenarnya adalah jelmaan Pangeran Padjajaran bernama Joko Mangu.

  • Mendatangkan Keberuntungan

Burung ini dipercaya sebagai hewan pembawa keberuntungan. Keberuntungan akan didapatkan apabila bisa cocok dengan pemiliknya.

  • Mengundang Malapetaka

Anehnya, selain dianggap mendatangkan keberuntungan ternyata juga dipercaya dapat mendatangkan kesialan.

Mitos burung ini konon dapat terlihat dari ciri fisiknya seperti bulu, suara kicau, dan jam kicau yang tak jelas.

  • Hewan Pesugihan

Jenis burung yang lekat dengan hal-hal gaib ini kemudian juga dikaitkan erat sebagai hewan pesugihan.

“Pesugihan Kutut Manggung” adalah namanya. Biasanya dimanfaatkan untuk melancarkan karier dan kekayaan.

Jenis burung yang biasa digunakan yaitu burung jenis songgo ratu.

  • Hewan yang Sangat Setia

Mitos terakhir ini cukup positif. Di mana burung ini dianggap sebagai peliharaan yang sangat setia.

Bahkan, meskipun sangkar burung dibuka konon burung ini takkan kabur dari pemiliknya.

(Frima/fokusjabar.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here