Ade D. Hendriana : FKSS Harus Terbentuk Secara Nasional

BANDUNG, iNEWSOnline.co.id : Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang bahwa setiap warga negara Indonesia diberikan kebebasan untuk berkumpul dan berserikat, baik dalam bentuk organisasi Parpol, OKP, Ormas dan organisasi profesi.

Di Jawa Barat pada  4 Mei 2017 telah terbentuk organisasi profesi yang bernama Forum Komunikasi Kepala Sekolah SMA Swasta (FKSS) yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar Kepala Sekolah SMA Swasta secara nasional.  Tentunya dengan terbentuknya FKSS Nasional akan memperkokoh pondasi FKSS dalam memperjuangkan kepentingan SMA Swasta dalam kontek lingkup pendidikan karena FKSS Jabar adalah the real agent of change pendidikan di Jawa Barat berharap kedepan bisa terbentuk kepengurusan di tingkat Nasional.

Demikian disampaikan Ketua FKSS Jawa Barat, Ade D. Hendriana. Menurutnya, FKSS harus terbentuk secara nasional agar lebih kokoh.

Selanjutnya Ade Hendriana yang terpilih sebagai Ketua FKSS Jabar pada tahun 2017 berkeinginan agar kedepan terbentuk UU untuk Sekolah Swasta tentunya ini harus diperjuangkan oleh FKSS Nasional tidak hanya FKSS Jabar saja.

” Jumlah anggota FKSS Jabar yang sudah bergabung sebanyak 1.414 SMA Swasta yang sudah terbentuk FKSS ditiap Kabupaten/Kota sebanyak 25 FKSS Kab/Kota.  Mengingat Kota Banjar dan Kabupaten Panggandaran masih bergabung Ke FKSS Kabupaten Ciamis,” ungkap Ade yang menjabat sebagai Kepala Sekolah SMA Guna Dharma Kota Bandung, Kamis, (7/11/2019) di SMA Guna Dharma Kota Bandung.

Tentang Nasib Kepala Sekolah dan para guru swasta, di Katakan Bung Ade, semuanya dikembalikan kepada Yayasan yang bersangkutan baik itu jabatan atau masa periodisasinya

Dengan adanya wacana pembebasan SPP untuk tingkat SLTA, ini akan membuat sekolah swasta semakin ditekan untuk mendapakan siswa dalam PPDB tahun depan. Saya mendesak Pemprov Jabar memberikan perhatian besar kepada sekolah swasta.

” Kami berharap kebijakan ini harus dikaji ulang dan dipikirkan matang. Seluruh siswa yang bersekolah di Jabar harus memiliki hak yang sama. Jangan sekolah negeri saja yang selalu dipikirkan oleh Pemprov Jabar,”  pintanya tegas.

Pihaknya, berharap Pemerintah Provinsi Jabar memikirkan nasib siswa sekolah swasta. Selama ini pemerintah hanya berfokus membenahi SMA negeri.

” Kami minta Pemerintah juga harus memikirkan nasib SMA swasta,” terangnya.

Berdasarkan hasil rapat kerja FKSS Jabar 9 Juli 2019, Kami dari FKSS Jabar telah membuat program kerja, yaitu : (1) Penguatan FKSS Jabar seperti adanya Rapim FKSS Jabar per Tri wulan, Sosialisasi FKSS Jabar dengan melakukan kunjungan ke FKSS Kab/Kota, membuat media publikasi/medsos.

(2) Penguatan Kepala Sekolah dan Diklat Calon Kepala Sekolah, denga cara pengurus FKSS Jabar melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. (3) Bantuan Pemerintah FKSS Jabar berkordinasi dan mengupayakan agar bantuan pembangunan baik fisik dan non fisik 30% dialokasikan untuk SMA Swasta.

(4) PPDB agar azas Zonasi perlu pengawasan oleh tim independen yg memang khusus dibentuk untuk mengawasi implementasi ketentuan PPDB.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here