DPW APPSI Jabar Apresiasi Pemkab Garut Membentuk BUMD

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Jajaran DPW Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Jawa Barat mengapreasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dalam upaya peningakatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan jalan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah  (BUMD).

Demikian diungkapkan Sekjen DPW APPSI Jabar, Yudi Setia Kurniawan. Menurutnya, sudah saatnya Pemkab Garut mengimplementasikan Perda nomor 20 tahun 2012 tentang Pembentukan BUMD PT Garut Bangun Sejahtera (GBS).

“ Regulasinya sudah ada, maka tidak ada alasan lagi Pemkab Garut untuk menunda pembentukannya,” kata Yudi kepada iNEWSOnline.co.id, melalui pesawat telpon, Kamis (14/1/2021).

appsi, inewsonline.co.id
Sekjen DPW APPSI Jabar, Yudi Setia Kurniawan

Baca juga: Dadang Sudrajat : BUMD Solusi Terbaik Peningkatan PAD

Yudi menambahkan, sebagai putra daerah Garut, pihaknya secara pribadi mendukung dengan rencana pembentukan  PT GBS. Dimana jika dilihat dalam Perda tersebut,  8 sektor yang akan dikembangkan termasuk pasar dan pariwisata.

“ Pengelolaan pasar kalau semangatnya untuk mewujudkan pasar Juara sebagai Ikon Jawa Barat, kami secara kelembangan siap bekerjasama, dalam hal optimalisasi potensi pasar, pengelolaan penataan  pasar yang ber-SNI.  APPSI siap menjadi narasumber,” sebut Yudi yang juga selaku Ketua LSM Laskar Garut Mandiri (Lagam).

Lebih jauh disebutkan Yudi, namun mesti kita ingat kalau namanya sudah BUMD berati semi swasta itu artinya harus profesional dalam pengelolaan karena orientasinya sudah profit oriented walapun ada penyertaan modal disana melalui APBD.

“  Otomatis Fitbacknya harus terukur juga berapa pencapaikan keuntungan yang sanggup dicapai itu matematikanya harus jalan,” ucapnya.

Masih menurut Yudi, pihaknya mewanti-wanti jangan sampai BUMD itu dibentuk malah menjadi pemborosan anggaran dan salah menempatkan orang. Ini harus dikelola oleh orang-orang yang profesional dibidangnya, sehingga tujuan utamanya bisa segera tercapai.

“ Kami berpendapat PT GBS akan mendongkrak PAD jika dikelola oleh orang-orang yang profesional dibidangnya masing-masing,” tutup Yudi.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here