Awasi Penyaluran BPNT, KPM Sukaluyu Terima Barang Seharga Rp 153 Ribu ?

CEO, Mr Glen, Yudi Setia Kurniawan

GARUT, iNEWSOnline co.id : Pemerintah Pusat membuat kebijakan yang mengarah pada masyarakat kecil. Namun ditengah perjalan ada saja oknum yang memanfaatkan situasi. Seperti halnya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dimana Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak utuh menerima barang kebutuhan pokok seharga Rp 200 Ribu.

Sebut saja, KPM BPNT di Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut, dimana mereka hanya menerima beras dan sebagainya seharga kurang lebih Rp 153 ribu.

” Barang yang disalurkan, setelah dihitung dengan harga eceran ternyata berkisar diangka Rp 153 ribu,” kata Ketua LSM Laskar Garut Mandiri (Lagam), Yudi Setia Kurniawan, Sabtu (11/4/2020) malam.

Disebutkan Yudi, dirinya mendapatkan laporan dari warga dimana barang yang didistribusikan, Beras 10 kg, daging ayam 1/2 kg, telur 1 kg, tempe 1, jeruk 1/2 kg, dan sayuran.

Bahan pokok yang diterima KPM

Diakui dia, memang desa membuat paketan ke setiap RW. Dimana setiap RW mendapatkan 3 paket. Bahan yang dipaket yaitu, beras 2 kg, telor 1/4 kg, daging ayam 1/4 kg, tempe, jeruk dan sayuran.

” Paketan itu jika diharga berkisar Rp 40 ribu,” imbuhnya. .

Yudi menjelaskan, pihaknya akan segera melaporkan temuan ini kepada pihak yang berwenang.

” Ini merupakan bentuk korupsi yang harus diberantas,” ucap Yudi

Terlebih, lanjut dia, ini merupakan program pemerintah pusat yang harus benar benar sampai kepada KPM secara utuh tanpa ada potongan.

” Saya harap aparat penegak hukum agar segera menindaklanjuti laporan kecurangan ini. Jangan kasih ampun kepada semua koruptor,” pungkas dia.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA) Kepala Desa Sukaluyu, Asep Kurniawan, menyebutkan BPNT yang dikelola oleh Kader PKK sebesar Rp 60 ribu.

” Adapun yang barang yang dikelola kader adalah, daging, telur, buah buahan dan sayuran. Sedangkan sisanya Rp 140 ribu dikelola oleh agen berupa pengadaan beras,” tutup Asep.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here