Bengkuang Dipercaya Sembuhkan 10 Penyakit

bengkuang inewsonline.co.id
Bengkuang (foto web)

BANDUNG,iNEWSOnline.co.id: Bengkuang atau bengkoang (Pachyrhizus erosus) dikenal dari umbi (cormus) putihnya yang bisa dimakan sebagai komponen rujak dan asinan atau dijadikan masker untuk menyegarkan wajah dan memutihkan kulit.

Tumbuhan ini berasal dari Benua Amerika termasuk dalam suku polong-polongan (Febaceae) Dalam Bahasa Spanyol, dikenal sebagai xicama atau jícama.

Bengkuang merupakan Liana tahunan yang dapat mencapai panjang 4-5m dan  akarnya mencapai dua meter. Batangnya menjalar dan membelit, dengan rambut-rambut halus yang mengarah ke bawah.

bengkuang inewsonline.co.id
Bengkuang (foto web)

Daun majemuk menyirip beranak daun 3, bertangkai 8,5-16 cm, anak daun bundar telur melebar, dengan ujung runcing dan bergigi besar, berambut di kedua belah sisinya, anak daun ujung paling besar, bentuk belah ketupat, 7-21 × 6–20 cm.

Bunga berkumpul dalam tandan di ujung atau di ketiak daun, sendiri atau berkelompok 2-4 tandan, panjang hingga 60 cm, berambut coklat. Tabung kelopak bentuk lonceng, kecoklatan, panjang sekitar 0,5 cm, bertaju hingga 0,5 cm.

Mahkota putih ungu kebiru-biruan, gundul, panjang lk. 2 cm. Tangkai sari pipih, dengan ujung sedikit menggulung; kepala putik bentuk bola, di bawah ujung tangkai putik, tangkai putik di bawah kepala putik berjanggut. Buah polong bentuk garis, pipih, panjang 8–13 cm, berambut, berbiji 4-9 butir.

Tumbuhan ini membentuk umbi akar berbentuk bulat atau membulat seperti  Gasing dengan berat dapat mencapai 5 kg. Kulit umbinya tipis berwarna kuning pucat dan bagian dalamnya berwarna putih dengan cairan segar agak manis.

Umbinya mengandung gula dan pati serta fosfor dan kalsium. Umbi ini juga memiliki efek pendingin karena mengandung kadar air 86-90 persen. Rasa manis berasal dari suatu Oligosakarida disebut Inulin yang tidak bisa dicerna tubuh manusia.

bengkuang inewsonline.co.id
Bengkuang (foto web)

Sifat ini berguna bagi penderita Diabetes atau orang yang berdiet rendah kalori. Umbi bengkuang sebaiknya disimpan pada tempat kering bersuhu 12 °C hingga 16 °C. Suhu lebih rendah mengakibatkan kerusakan. Penyimpanan yang baik dapat membuat umbi bertahan hingga 2 bulan.

Walaupun umbinya dapat dimakan, bagian bengkuang yang lain sangat beracun karena mengandung Rotenon, sama seperti tuba. Racun ini sering dipakai untuk membunuh serangga atau menangkap ikan. terutama yang diambil dari biji-bijinya.

Meski beracun, biji bengkuang pun dapat dijadikan bahan obat. Biji yang ditumbuk dan dicampur dengan belerang digunakan untuk menyembuhkan sejenis kudis.

Baca Juga: Ini Dia 15 Manfaat Teknologi

Berikut 10 Manfaat Bengkuang untuk kesehatan:

  1. Cegah Diabetes

Buah yang satu ini dapat dicerna tanpa menyertakan glukosa sehingga sangat cocok untuk dikonsumsi oleh penderita Diabetes Mellitus.

Selain itu, menjadikan Bengkoang dapat dijadikan sebagai camilan bisa membantu mengurangi kadar gula darah.

  1. Mengobati Maag

Bagi Anda yang memiliki maag tidak perlu khawatir karena Bengkoang dapat dijadikan sebagai solusi alternatif dalam mengobati maag.

Mengandung zat alkali, bengkuang terbukti mampu mengurangi tingkat produksi gas asam lambung yang terjadi di perut.

  1. Mengatasi Sariawan

Bengkoang adalah salah satu umbi yang kaya akan kandungan Vitamin C dan antioksidan. Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang terkena sariawan, disarankan untuk mengonsumsinya bengkuang.

Cara terbaik untuk mengobati sariawan menggunakan bengkuang adalah menjadikan buah ini sebagai jus dan kemudian meminumnya. Lakukan secara teratur sampai sariawan hilang.

  1. Memperbaiki Sistem Kekebalan Tubuh

Tubuh rentan terhadap penyakit? Hal tersebut kemungkinan terjadi akibat sistem kekebalan yang rendah. Untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, salah satu cara mudah untuk melakukan ini adalah dengan mengonsumsinya secara teratur.

Kandungan fitonutrien dalam daging berfungsi sebagai pemasok nutrisi sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat.

  1. Mengatasi Batu Ginjal

Penyakit kronis seperti batu ginjal tidak bisa diremehkan, karena bisa berakibat fatal bagi penderitanya. Salah satu buah yang sangat dianjurkan untuk penderita penyakit batu ginjal adalah bengkoang.

Kandungan senyawa fosfor di dalamnya sangat baik untuk menjaga kesehatan ginjal dan empedu. Buah ini bisa dikonsumsi langsung.

  1. Mengatasi Penyakit Beri-beri

Beri-beri memiliki ciri khas berupa munculnya bintik-bintik kemerahan pada kulit tubuh disebabkan oleh kurangnya pasokan Vitamin B. Sementara itu, bengkoang memiliki sejumlah besar Vitamin B1.

Jadi sangat tepat untuk menjadi alternatif yang aman untuk dikonsumsi. Mengonsumsi bengkuang secara teratur dapat memenuhi kebutuhan vitamin dalam tubuh.

  1. Mengatasi Asma

Kandungan magnesium dalam umbi ini terbukti efektif dalam mengobati sesak napas atau asma. Suplemen magnesium memiliki peran besar untuk membuat nafas menjadi normal. Karena zat ini berfungsi membantu relaksasi di area otot bronkial. Karena itu, Anda yang menderita asma dapat mengonsumsi buah ini.

  1. Cegah Hipertensi

Manfaat Bengkoang yang kaya akan kalium dan berfungsi membantu mengatur tekanan darah dalam tubuh. Buah ini sangat cocok untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Kalium memiliki fungsi sebagai vasolidator dan dapat mengurangi tingkat ketegangan yang terjadi pada pembuluh darah. Sehingga sistem kardiovaskular menjadi lebih rileks.

  1. Obati kolesterol

Kolesterol jahat dalam tubuh bisa berbahaya jika dibiarkan lebih lama. Tapi sekarang, orang dengan penyakit yang disebut kolesterol ini tidak perlu khawatir lagi.

Karena Anda bisa menjadikan jicama sebagai salah satu solusi perawatan. Kandungan vitamin C, serat, dan air dalam umbi buah dapat membantu mengurangi kadar LDL dalam darah.

  1. Mencegah Penuaan Dini

Bengkoang memiliki kandungan Vitamin C yang tinggi dan merupakan antioksidan. Seperti yang sudah diketahui, bahwa antioksidan memiliki khasiat luar biasa dalam menangkal radikal bebas dan mencegah munculnya kerutan di wajah.

Cara menggunakannya juga sangat mudah, Anda bisa memakannya langsung atau membuat jus dengan catatan tanpa tambahan pemanis. Semoga Bermanfaat.

(Frima/fokusjabar.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here