BLBI Abiyoso Bangun Peradaban Literasi Disabilitas Indonesia

CIMAHI, iNEWSOnline.co.id : Mengingat kembali pernyataan Menteri Sosial, Juliari P. Batubara bahwa Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial menjadi salah satu pembangun peradaban manusia. Hal ini disampaikan beliau pada Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal (Dirjen) Rehabilitasi Sosial (Rehsos) tahun 2020.

Sebagai pembangun peradaban manusia, Dirjen Rehsos tentu mengemban tugas besar. Tugas kemanusiaan mewujudkan kesejahteraan sosial bagi 22 dari 26 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) prioritas sasaran. Ini yang akan dijalankan secara teknis di balai-balai rehabilitasi sosial di seluruh Indonesia.

BLBI Abiyoso misalnya, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat sontak mendeklarasikan Balai ini jadi salah satu pembangun peradaban manusia.

” Ya, Balai Literasi Abiyoso menjadi pembangun peradaban literasi penyandang disabilitas di Indonesia,” sebut Harry.

Bagaimana tidak, Balai Literasi Abiyoso menjadi the one and only Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kementerian Sosial yang mengelola literasi braille bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (PDSN) serta sebagai rujukan nasional, dan laboratorium literasi braille di Indonesia.

” Balai Literasi Abiyoso telah membuka carkawala para PDSN untuk terdedah informasi. Memberantas buta huruf braille di kalangan PDSN. Hanya melalui jemari, kini para PDSN mampu menantang dunia,” imbuhnya.

Selain itu, Balai Literasi “Abiyoso” juga memberikan layanan literasi antara lain, penerbitan/pencetakan buku-buku braille, audio dan digital, pelatihan baca-tulis Arab dan Latin Braille, pelatihan teknologi informasi bagi PDSN, Pojok Braille (Braille Corner) di berbagai perpustakaan umum, Bioskop Berbisik dan Story Telling.

Masih menurut Harry, ada juga Audio Mobile Library berbasis aplikasi smartphone, Perpustakaan Keliling, Layanan Internet Gratis dengan nama NetDisNet (Internet bagi Disabilitas Netra), dan penerbitan majalah Gema Braille.

” Tak tanggung-tanggung, Balai Literasi Abiyoso juga sering mengikuti pameran literasi di berbagai daerah, mulai dari yang berskala nasional hingga internasional. Balai ini merupakan anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI),” tutupnya.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here