Bocah 3 Tahun di Garut Edukasi Bahaya Covid-19

garut inewsonline.co.id
Arkhan dan orangtuanya

GARUT,iNEWSOnline.co.id: Dunia Maya (Dumay) kembali dihebohkan dengan tayangan seorang bocah berusia tiga tahun yang memberikan edukasi tentang bahaya virus Corona (Covid-19).

Terhimpun kabar, bocah tersebut bernama Arkhan Ghifari Dzakiandra, buah hati pasangan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Garut, Totong dengan Ny Susi.

garut inewsonline.co.id
Arkhan Ghifari Dzakiandra

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meroket, Muscab PHRI Garut Diundur 1 Bulan

Arkhan mejeng di akun instagram (IG) Peduli Pencegahan virus Corona dengan judul “Relawan Kecil Covid-19 Asal Garut”. Akun IG itu sendiri bernama Hits Indo Masa Kini.

Postingan Arkhan itu berformat video, dengan diberi narasi “Dede kecil bernama Arkhan Ghifari Dzakiandra berikan motivasi dan edukasi. Tuh anak kecil juga tahu protokol kesehatan. Masa orang dewasa kalah sama dede imut ini?

Dalam video tersebut, Arkhan memberikan edukasi dan pesan bahaya Covid 19 juga arti tentang pentingnya penggunaan masker serta lebih baik untuk berdiam diri di rumah.

Tayangan tersebut menjadi perhatian dikalangan netizen bahkan menjadi buah bibir dikalangan warga tidak hanya di daerah perkotaan saja melainkan hingga ke pelosok perkampungan.

Ragam komentarpun bermunculan, warga berasumsi pesan yang disampaikan Dede imut itu sangat baik, dimana di tengah pandemi virus Corona penggunaan masker dan berdiam diri di rumah menjadi salah satu upaya dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Pesan yang disampaikan Arkhan sangat baik, edukasi seperti itu harus lebih digembor-gemborkan,” kata salah seorang warga Kampung Sukasirna RT 02 RW 04 Desa Sukaluyu Sukawening, Azim Mauludin, kepada iNEWSOnline.co.id, Senin (21/9/2020) malam.

Disebutkan Azim, terlebih sekarang Kecamatan Sukawening tengah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Micro (PSBM) tepatnya di Kampung Kostarea Desa Mekarluyu. Untuk itu warga diimbau untuk tidak panik, selalu menjalankan protokol kesehatan Covid-19. 

“Pakai masker, selalu mencuci tangan, dan tidak berkerumun. Berdiam diri di rumah lebih baik,” singkat Azim.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here