BPD Haruman: Aktivitas Galian C di Leles Garut Tidak Sesuai Izin

Ilustrasi (Foto Web)

GARUT, iNEWSOnline.co.id: Tambang galian C yang  berlokasi di Desa Ciburial, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut yang berlokasi di bawah Gunung Guntur, aktivitasnya diduga tidak sesuai dengan izin yang telah dikantongi perusahaan CV. Cahaya Periangan.

Demikian dikatakan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Haruman, Kecamatan Leles, Avif Very. Menurut dia, sebenarnya izin yang diterbitkan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat bukan untuk galian C, tetapi untuk penataan taman wisata.

Kondisi tersebut diketahui setelah muncul kegaduhan di masyarakat yang mengeluhkan aliran air bersih dari Curug Aslam menyusut.

Setelah ditelusuri, ternyata pipa air tersebut dibongkar pihak CV. Cahaya Periangan dengan alasan, tanah yang dilalui pipa telah dibeli dari pemiliknya.

“ Berawal dari pipa air yang dibongkar, kami menjadi tahu izin aktivitas CV tidak sesuai. Terlebih, saat proses awal pembuatan izin, saat itu saya menjabat Ketua RW02. Tidak pernah ada undangan musyawarah, padahal wilayahnya termasuk area yang terdampak Galian C,” ungkap dia.

Menurut informasi, kata Avif, konon pemilik perusahaan tersebut seorang pejabat di lingkungan Pemkab Garut.

“ Terlepas dari semua itu, kami akan terus  mendesak agar segera ada solusi terkait pemasangan pipa yang dibongkar pihak pengusaha galian C. kasihan masyarakat,” ucap Avif, Kamis (3/10/2019).

Pihaknya bersama Kepala Desa (Kades) dalam waktu dekat mengadukan permasalahan tersebut ke Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat terkait pipa dan perizinannya.

“ JIka aktivitas galian C terus berlanjut, masyarakat Desa Haruman dipastikan terkena dampak. Tahun 2004 lalu contohnya, terjadi banjir lumpur yang bersumber dari lokasi Galian C. Saat itu, yang paling parah terdampak, pemukiman warga RW02,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, iNEWSOnline.co.id belum berhasil memintai keterangan pihak pengusaha galian C, CV. Cahaya Periangan.

 (Sifath/Bang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here