Bupati Garut Sebut PPK Korban Mafia Proyek

Garut, inewsonline.co.id
Pembangunan pasar Leles

GARUT, iNEWSOonline.co.id:  Dewasa ini pengembangan kasus Pembangunan Pasar Leles Kabupaten Garut pada tahun 2018 dengan anggaran sebesar Rp 26 Miliar ini baru mengarah pada 3 tersangka yaitu inisial R yang menjabat sebagai PPK, R diduga sebagai mediator dan inisial A warga asal Jakarta sebagai pelaksana.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, SH, MH, beberapa pekan lalu,  menyebutkan, kini pengembangan kasus sudah menetapkan beberapa tersangka termasuk salah satunya sebagai PPK pembangunan pasar leles.

” PPK menjadi korban mafia proyek, karena proyek ini diperjual belikan tanpa sepengetahuan PPK,” terangnya.

Baca juga: 1-7 Mei 2021, PHRI Garut Bakal Gelar Baksos, Pasar Amal dan…

Rudy merasa aneh dengan penetapan tersangka pada PPK, justru anehnya pemilik perusahaan pemenang tender tidak dimintai pertanggung jawaban pidananya. Padahal, kasus Pasar Leles terjadi jual beli proyek sehingga mengakibatkan proyek tersebut mangkrak.

Rudy mengaku, akan membongkar kasus Pasar Leles, seharusnya pemilik perusahaan dimintai tanggung jawab, karena telah menguasakan dengan imbalan uang pada orang lain.

“Kontrak ‘kan dilakukan oleh PPK dengan pemilik perusahaan. Ini yang tidak mengerti, harusnya pemilik perusahaan juga dimintai tanggung jawab secara pidana,” ucapnya.

Rudy mengaku kecewa dengan banyaknya pengusaha luar yang masuk ke Garut dengan menyewakan perusahaaanya. Untuk membokngkar mafia proyek ini pihaknya sudah mengumpulkan ULP dan PPK.

“Kita akan keras pada pemborong. Mafia proyek yang datang ke Garut akan kita sikat,” tegasnya.

Sementara itu Kuasa Hukum perkara revitalisasi Pasar Leles,  Paramaarta Ziliwu,S.H., CPL., CPCLE, mengatakan, perkara hukum Pasar Leles harus terang benderang sehingga penegakan hukumnya juga adil.

“ Klien saya ini merasa di korbankan dan tidak merasa melakukan apa yang di sangkakan kepadanya. Oleh karena itu kami tim kuasa hukumnya akan terus mendorong supaya perkara ini jelas dan tuntas,” sebut Paramaarta kepada iNEWSOnline.co.id, melalui pesawat telpon, Selasa (20/4/2021).

Ditambahkan dia, dalam perkara ini jangan ada yang di tutupi tapi jangan juga dilebih-lebihkan. “ Saya merasa perkara Pasar Leles banyak kepentingan,” singkat dia.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here