Deden Galih Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

deden galih inewsonline.co.id
(foto Cep K)

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Fraksi Gerindra, Deden Galih, mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan. Dalam giat ini tema yang diusung ‘Citra Bhakti Parlemen dalam Sketsa Kebangsaan’.

” Ya, acara ini merupakan bagian dari edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari paham-paham yang menyesatkan, ” kata Deden Galih kepada wartawan usai acara, bertempat di Aula Desa Putra Jawa Kecamatan Selaawi Garut, Selasa (14/12/2021).

Disebutkan Deden Galih, dewasa ini masyarakat kehilangan informasi dari pemerintah. Dimana pemerintah tidak hanya cukup memberikan bantuan atau membangun infrastruktur, namun pemerintah pun mempunyai tanggung jawab sosial dimana menjaga warganya agar terhindar dari ajaran yang menyesatkan.

BACA JUGA: Pemdes Sukaluyu Garut Realisasikan Santunan Dana Duka Covid 19

” Pemerintah harus bisa membawa atau mengedukasi warga agar pola pikir kebangsaan melekat kuat,” Tegas Deden Galih.

Dewasa ini lanjut dia, di zaman yang serba canggih, informasi sangat mudah didapat, baik informasi yang baik maupun yang negatif. Pemerintah wajib untuk mensortir agar informasi yang menyesatkan tidak bebas dan mudah masuk ke masyarakat.

” Saya sarankan kepada Pemerintah Kabupaten agar mengalokasikan anggaran guna meredam paham radikalisme, ” ujar politisi besutan prabowo Subianto.

Caranya lanjut dia, pemerintah kabupaten bersinergi dengan kecamatan dan Desa agar melibatkan semua komponen dan diberikan pemahaman tentang bahayanya paham tersebut.

” Saya tegaskan jangan pernah sekali kali membuka peluang paham sesat untuk bisa berkembang, ” tegasnya.

Saat disinggung mengenai pendidikan kebangsaan di sekolah, jawab Deden Galih, pemerintah sendiri kini membuka jebakan batman sendiri dimana kurikulum kini sudah di rubah dengan dalih HAM atau Demokrasi itu jelas tidak bisa mengingat di Negera tercinta Indonesia sudah mengerucut kepada Ketuhanan Yang Maha Esa.

” Jadi inti nya 4 pilar kebangsaan harus melekat kuat, dan mengakar di hati masyarakat, dan jangan pernah membuka kran paham lain bebas bergentayangan, ” Pungkasnya.

(Cep K/rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here