Dituding Akan Coret Penerima PKH, Ini Komentar Caleg Gerindra, Tatang Sumirat

Tatang Sumirat

GARUT, iNEWSOnline.co.id: Sembilan hari jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, berbagai berita hoax menerpa beberapa Calon Legislatif (Caleg) dan Pasangan Calon (Paslon) Presiden-Wakil Presiden.

Belum lama ini, Caleg DPRD Garut dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) No1 Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Tatang Sumirat dituding oknum tak bertanggungjawab dalam kampanye-nya memanfaatkan Program Keluarga Harapan (PKH) yang digulirkan pemerintah pusat.

Tatang dituding akan mencoret penerima PKH jika tidak memilih dirinya di Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April 2019 mendatang.

Caleg incumbent, Tatang Sumirat membantahnya. Menurut dia, program apapun yang sifatnya pendampingan, itu bukan program individu.

“ Itu berita bohong yang ingin menjatuhkan saya jelang Pileg 2019,” kata Tatang kepada iNEWSOnline.co.id, Senin (8/4/2019).

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Garut ini mengatakan, si-penyebar berita hoax ingin menaikan elektabilitas dirinya dengan menyudutkan orang lain dan itu hal biasa dalam momen tahun politik.

Dengan cara seperti itu sambung Tatang, justru akan melahirkan penilaian negatif terhadap si-penyebar hoax sekaligus mempertontonkan kebodohan dirinya.

Perlu diketahui, awal lahir PKH sejak pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tukang kuli cangkul pun mengetahui setiap program yang dirasakan oleh rakyat sejak negara Indonesia merdeka, itu bagian dari kebijakan pemerintah, bukan individu.

“ Saya tegaskan, Itu berita hoax. Siapapun orangnya tidak bisa mencoret penerima PKH selama memenuhi persyaratan. Si-penyebar hoax telah membuat kebohongan publik dan kebodohan dirinya sendiri,” pungkas Tatang Sumirat.

(Bang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here