DPC FAGAR Bareng PGRI Cibatu Gelar Rakor

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Dalam upaya menjalin silaturahmi dan menjalin kemitraan antara DPC FAGAR, PGRI serta Korwil UPT Cibatu dengan Perwakilan Guru Non PNS yang ada di Kecamatan Cibatu, dilaksanakan Rapat Koordinasi.

Ketua PGRI Cibatu, Dadang mengatakan Rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam memperjuangkan nasib para umar bakri yang kesejahteraan perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut.

Dadang mengharapkan agar para guru non PNS bisa bekerjasama dan menjalin komunikasi yang baik dengan Kepala Sekolahnya, Korwil, PGRI dan FAGAR Cibatu, sehingga apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan bapak/ibu dapat dibantu sesuai kapasitasnya masing-masing.

” Kami selaku Pengurus Cabang PGRI Cibatu senantiasa membantu dan mendorong para guru non PNS untuk mendapatkan hak yang sama baik itu berstatus K2, P3K dan sekarang yang sudah menerima SP dari Disdik Garut, semoga kedepannya semua guru non PNE dapat mendapat insentif dari Pemkab. Garut,” Ungkapnya penuh semangat.

Rakor Fagar, PGRI dan Korwil Cibatu

Sementara itu, Korwil Cibatu, Aep Saepudin, menjelaskan bahwa SP itu baru sebatas penugasan bukan Surat Keputusan Honorer Daerah yang di tandatangani oleh Bupati Garut, Sedangkan untuk guru TK dan Guru Swasta itu SKnya dari Yayasan jadi tidak akan mendapatkan SP. Tapi SK tersebut di akui oleh Dinas/Instansi terkait.

” Alhamdulilah sekarang untuk pramu dan operator sekolah juga sudah mendapatkan SP di masing-masing satuan pendidikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Aep menyebutkan, sesuai amanat dari Bupati Garut, bahwa yang sudah SP akan di perjuangkan untuk menjadi P3K, bisa ikut testing CPNS dan K2, sedangkan bagi P3K yang sudah lulus, gaji nya di serahkan ke Pemda, sementara guru yang dapat SP, Pemkab. Garut telah membantunya dari dana APBD sebesar 200.000/bulan/guru.

Ketua DPC Fagar Cibatu, Aep Saepudin, mengutarakan hasil Rakor antara DPC FAGAR, PGRI, KORWIL dan Perwakilan Guru Non PNS, Harus adanya kerjasama dan kemitraan antar lembaga profesi FAGAR, PGRI dan Korwil. Untuk lancarnya roda organisasi dibutuhkan dana operasional, untuk itu setiap anggota/guru non pns yang telah mendapatkan SP dan menerima insentif dari Pemkab. Garut, untuk dapat menyisihkan uang kepedulian dan membayar iuran anggota.

Selanjutnya Aep mengharapkan agar setiap perwakilan guru dapat mendata para guru non PNS di sekolahnya masing-masing yang belum mendapatkan SP yang selanjutnya di perjuangkan supaya mendapatkan SP.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here