DPRD Provinsi Jawa Barat: Balita Tanpa Anus Harus Segera Ditangani

Anggota DPRD Provinsi Jabar, Hj. Dede T Widarsih

TASIKMALAYA, iNEWSOnline.co.id : Membaca pemberitaan iNEWSOnline,co.id  dengan judul “ Novie Widiawati Sejak Lahir Tak Memiliki Anus,“ anggota DPRD Provinsi Jabar, Hj. Dede T Widarsih langsung merespon dan segera membawa anak tersebut ke RSUD Kabupaten Tasikmalaya.

Novie Widiawati (Foto Nang Yudi)

” Saya langsung komunikasi dengan pihak RSUD dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya. Novie harus segera ditangani,” kata Hj. Dede saat menghubungi iNEWSOnline melalui sambungan telpon, Senin, (21/5/2018).

Dede berjanji, akan membantu balita tanpa anus tersebut.

“ Mudah-mudahan RSUD Kabupaten Tasikmalaya bisa melakukan operasi pembuatan anus. Besok, saya akan koordinasi dengan RSUD dan Dinas Kesehatan setempat,” sambung Hj. Dede T Widarsih.

Novie Widyawati terlahir dari keluarga tidak mampu dan membutuhkan uluran tangan dari kita semua.

Sebelumnya iNEWSOnline mengabarkan, malang benar nasib yang dialami Novie Widiawati (2). Sejak lahir putri dari pasangan Ny. Iis Anis dan Entis Sutisna warga Kampung/Desa Cikadu, RT03/05, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya tidak memiliki anus.

Terlebih, Novie terlahir dari keluarga tidak mampu dan tentunya sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah dan para dermawan.

Ayahanda Novie, Entis Sutisna yang kesehariannya kerja serabutan berharap adanya perhatian dari pihak pemerintah.

” Sebagai orang kecil, saya hanya bisa berharap dan berdoa semoga ada pertolongan bantuan dari siapa saja yang tergugah mata hatinya,” katanya kepada NEWSOnline.co.id, Senin (21/5/2018).

Entis mengaku, tidak mampu membiayai pengobatan putrinya. Bahkan, hingga kini dia masih memiliki sisa tunggakan utang bekas biaya pengobatan Novie satu tahun yang lalu.

” Ya, saya masih memiliki sisa tunggakan biaya pengobatan ke Rumah Sakit (RS). Karena tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Saat itu, berobat memakai persyaratan Unit Pelayanan Cepat Penanggulangan Kemiskinan (UPCPK),” ungkapnya.

(NY/BF)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here