Garut Berlakukan PSBB, Iden Minta Pemerintah Perhatikan Isi Perut Warga dan Guru Ngaji

Anggota DPRD Garut Fraksi PKB, Iden Sambas

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Hasil Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut dimana akan diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mendapat respon positif dari wakil rakyat yang duduk di DPRD Garut.

” Tanggal 6 Mei mendatang, Kabupaten Garut akan berlakukan PSBB,” kata Anggota DPRD Garut Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Iden Sambas kepada iNEWSOnline.co.id, Jumat (1/5/2020).

Disebutkan Iden, dirinya menyambut baik rencana Pemkab Garut karena niatnya baik yaitu untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid 19). Berbagai upaya atau ikhtiar wajib hukumnya dilakukan.

Masih menurut legislator besutan Muhaimin Iskandar, penerapan PSBB harus dibarengi dengan perhatian pemerintah kepada masyarakat terutama yang menyangkut isi perut.

” Saya minta saudara Bupati harus memperhatikan isi perut warga Masyarakat, khususnya para ustadz dan Guru Ngaji,” imbuh Iden.

Ustadz dan Guru Ngaji lanjut Iden merupakan suatu pekerjaan yang sangat mulia. Dimana memberikan ilmu agama sebagai bekal nanti di akhirat.

” Untuk itu, sudah sepantasnya pemerintah memberikan perhatian khusus atau memberikan kesejahteraan bagi guru ngaji,” terang Iden.

Memang sebut Iden, para ustadz dan guru ngaji memang dalam memberikan ilmu dengan penuh keikhlasan tanpa mengharapkan belas kasihan. Tapi alangkah bijak bila pemerintah dewasa ini menganggarkan untuk kesejahteraannya.

” Diperparah dengan kondisi pandemi Covid 19, saya saja yang mempunyai penghasilan tetap kena imbasnya apalagi guru ngaji dan para ustadz serta masyarakat biasa,” ucap dia.

Dibulan suci yang penuh ampunan, marilah kita berlomba-lomba berbuat kebaikan. ” Ayo kita mengaji dan menguji diri di Bulan Suci ke Illahi Robbi. Semoga kita tetap diberikan kekuatan dan kesehatan juga di jauhkan dari segala penyakit. Raihlah kemenangan Dunia dan Akhirat,” tutup Iden.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here