GMBI Distrik Garut Bertolak Menuju Jakarta Guna Demo KPK dan Kejagung

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Garut malam ini memberangkatkan anggotanya menuju Jakarta guna mengelar aksi unjuk rasa ke KPK dan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Rencananya LSM GMBI seluruh Indonesia akan mengepung KPK RI dan Kejagung RI guna mendesak dua lembaga Hukum ini mengambil sikap terkait kasus penetapan tersangka kepada Walikota Tasikmalaya yang saat ini masih menjabat.

Demikian diungkapkan Ketua GMBI Distrik Garut, Ganda Permana. Dimana pihaknya menyatakan bahwa anggotanya malam ini berangkat ke Jakarta Guna bergabung dengan distrik distrik lainya di KPK dan Kejaksaan Agung RI.

” Malam ini kami distrik Garut mengirimkan 5 bus untuk melaksanakan aksi keprihatinan terkait status walikota Tasikmalaya yang masih bebas berkeliaran padahal sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, ada apa supremasi hukum di negara ini sementara ajudan dan sopirnya sudah ditahan,” kata Ganda, Selasa (5/11/2019).

Disebutkan Ganda, pihaknya di KPK akan mempertanyakan terkait UU penanganan Korupsi yang menyangkut Materi di KPK, Diantaranya, tentang UU Korupsi bansos kab tasik 2017, tentang Walikota Tasikmalaya yang sudah tersangka tapi belum ditangkap serta kebocoran lainnya.

Tentang Dinas pendidikan Majalengka, tentang kasus dewanKabupaten Cirebon yang susah di lidik KPK namun belum ada tindak lanjut yang jelas, tentang Banjarnegara, tentang Korupsi di Madura, tentang Korupsi di Ambon, kasus Meikerta (anggota dewan), serta hal-hal lain hukum yang belum ditegakkan.

” Intinya penegakan hukum harus ditegakkan jangan pilih kasih atau diambangkan. KPK jangan jadi mandul,” imbuh Ganda.

Pernyataan Ketua Distrk GMBI Garut tersebut menyatukan satu visi dan misi dengan distrik distrik GMBI di seluruh Indonesia, rencananya mereka akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian setempat untuk pemberangkatannya.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here