Ini Loh Manfaat Singkong untuk Tubuh Kita

singkong inewsonline.co.id
Singkong (foto web)

BANDUNG,iNEWSOnline.co.id: Ketela pohon, ubi kayu atau singkong (Manihot utilissima) adalah perdu tahunan tropika dan subtropika dari suku Euphorbiaceae. Umbinya dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya untuk sayuran.

Tanaman ini tingginya bisa mencapai 7 meter dan akar tunggang dengan sejumlah akar cabang yang kemudian membesar menjadi umbi akar yang dapat dimakan. Ukuran umbi rata-rata bergaris tengah 2–3 cm dan panjang 50–80 cm, tergantung dari klon/kultivar.

singkong inewsonline.co.id
Singkong (foto web)

Bagian dalam umbinya berwarna putih atau kekuning-kuningan. Umbi singkong tidak tahan simpan meskipun ditempatkan di lemari pendingin.

Baca Juga: Sagu Dipercaya bisa Atasi 8 Kesehatan Anda

Gejala kerusakan ditandai dengan keluarnya warna biru gelap akibat terbentuknya asam sianida yang bersifat meracun bagi manusia.

Konon, Manihot esculenta pertama kali dikenal di Amerika Selatan kemudian dikembangkan pada masa prasejarah di Brasil dan Paraguay sejak kurang lebih 10 ribu tahun yang lalu.

Bentuk-bentuk modern dari spesies yang telah dibudidayakan dapat ditemukan bertumbuh liar di Brasil selatan. Meskipun spesies Manihot yang liar ada banyak, semua kultivar M. esculenta dapat dibudidayakan.

Walaupun demikian, bukti-bukti arkeologis budidaya ketela pohon justru banyak ditemukan di kebudayaan Indian Maya, tepatnya di Meksiko dan El Salvador.

Produksi singkong dunia diperkirakan mencapai 192 juta ton pada tahun 2004. Nigeria menempati urutan pertama dengan 52,4 juta ton, disusul Brasil dengan 25,4 juta ton. Indonesia menempati posisi ketiga dengan 24,1 juta ton, diikuti Thailand dengan 21,9 juta ton.

Sebagian besar produksi dihasilkan di Afrika 99,1 juta ton dan 33,2 juta ton di Amerika Latin dan Kepulauan Karibia.

Singkong mengandung beberapa manfaat diantaranya:

Mengandung hampir dua kali lipat kalori daripada kentang. 100 gram ketela pohon menyediakan 160 kalori. Kalori terutama berasal dari Sukrosa, membentuk sebagian besar dalam umbi ini terhitung lebih dari 69 persen dari total gula. Gula kompleks amilosa lain adalah sumber karbohidrat utama (16-17 persen).

Singkong sangat rendah lemak dibandingkan dengan sereal atau kacang-kacangan. Meski begitu, memiliki lebih banyak protein daripada sumber makanan tropis lainnya.

singkong inewsonline.co.id
Singkong (foto web)

Seperti dalam akar dan umbi-umbian lainnya, bebas dari gluten. Makanan yang bebas pati, banyak digunakan dalam persiapan makanan khusus untuk pasien penyakit celiac.

Selain buahnya, daun muda yang lembut merupakan sumber protein dan vitamin K. Vitamin K memiliki peran potensial dalam membangun massa tulang dengan mempromosikan aktivitas osteotrophic dalam tulang.

Merupakan sumber moderat dari beberapa kelompok vitamin B-kompleks yang berharga. Seperti folat, thiamin, piridoksin (vitamin B-6), riboflavin, dan asam pantotenat.

Sumber utama dari beberapa mineral penting seperti seng, magnesium, tembaga, besi, dan mangan. Selain itu, singkong juga memiliki jumlah kalium yang cukup (271 mg per 100g atau 6 persen dari RDA). Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengatur denyut jantung dan tekanan darah.

(Frima/berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here