Isi Paket tidak Komplit, Penyaluran BanGub Diprotes Warga

Isi paketan BanGub tidak komplit

GARUT, iNEWSOnline.co.id :  Proses penyaluran Bantuan Gubernur (BanGub) tahap 2 di Desa Sukaluyu Kabupaten Garut menuai protes warga. Selain data berubah juga paket sembako ada yang kurang.

Sekretaris Karang Taruna Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening Garut, Diki Permana, menyebutkan, dirinya mendapatkan keluhan dari warga dimana isi paket ada yang hilang.

” Dalam isi dus terdapat paket yang hilang. Ada yang hilang sardes, susu, dan vitamin C,” kata Diki kepada iNEWSOnline.co.id, Sabtu (18/7/2020).

Disebutkan Diki, kalau ini hanya kekeliruan dalam pengepakan dirasa tidak mungkin. Karena paling hanya satu atau dua dus saja ini kejadiannya banyak paketan yang hilang.

” Jelas, ini bukan kekeliruan tapi disinyalir lebih ke permain,” ungkap Diki.

Diki menambahkan, dirinya meminta kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar meninjau ulang sekaligus mengawasi dalam pengepakan.

” Pengepakan harus diawasi ketat, agar isi paketan sembako komplit,” pinta Diki.

Senada diungkapkan Ketua RT 01 RW 04 Desa Sukaluyu, Ucu Hernawati. Menurutnya, dirinya mendapatkan banyak keluhan dari warga dimana isi tidak sesuai dengan daftar yang ada.

” Dalam satu paket ada yang hilang Susu, Sarden, atau Vitamin C,” ujarnya.

Baik Diki, Ucu maupun harapan warga masyarakat Sukaluyu mengharapkan agar pemprov Jabar mengevaluasi dan menindaklanjuti atas kasus ini.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here