Kadis LH Garut Ajak Masyarakat Pelihara Tugu dan Taman Kota

kadis lh inewsonline.co.id
Kadis LH Garut

GARUT,iNEWSOnline.co.id: Menanggapi keinginan berbagai pihak menjadikan tugu dan taman kota sebagai ikon serta wisata Garut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH), Uu Saepudin mengapresiasinya.

Uu mengaku sudah menyelesaikan tiga buah tugu. Yakni, di Bunderan Kerkop (Tugu Intan), Bunderan Guntur (Tugu Batik Garutan) dan Tugu Lambang Pasundan Kujang dengan Kaligrafi bernuansa religi berada di Bunderan Suci Karangpawitan.

kadis lh inewsonline.co.id
Kadis LH Garut

Baca Juga: Kadis LH: Manfaatkan Taman Kota Sebagai Bagian dari Jaga Imun Tubuh

Sebelumnya sambung Uu, di BUnderan Tarogong telah dibangun Tugu Dodol Garut.

“Tugu yang kami buat memiliki arti dan makna ciri khas Kota Garut,” kata Uu, Rabu (30/9/2020).

“Jika ada keinginan dari sebagian masyarakat untuk menjadikan tugu dan taman kota menjadi ikon wisata, tentu Kami apresiasi,” sambung Uu.

kadis lh inewsonline.co.id
Kadis LH, UU Saepudin (Poto Deni R)

“Silahkan, siapapun boleh menjadikan tugu dan taman kota sebagai ikon wisata,” kata Uu menambahkan.

Uu mengimbau, masyarakat yang berswa foto di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Mengingat keberadaan tugu berada di tengah jalan, hati-hati ketika menyebrang. Minta bantuan kepada petugas,” kata Uu.

“Jaga dan pelihara tugu yang sudah ada. Jangan dirusak dan dikotori agar tugu tetap indah,” pungkas Uu.

 (Deni Rinjani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here