Ketua Kwarran Pangatikan Garut: Pramuka Harus Berada di Setiap Lembaga

Foto Ridwan

GARUT, iNEWSOnline.co.id: Pembentukan Saka Bhakti Husada (SBH) Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut usai dibentuk bertempat di Aula Puskesmas Cimaragas, Kamis (8/8/2019) kemarin.

Foto Ridwan

Menurut Kepala UPT Puskesmas Cimaragas, Hj. Ai Sri Suminarsih, SBH dibentuk untuk memberi wadah pendidikan dan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pandega menyalurkan minat, mengembangkan bakat, kemampuan dan pengalaman dalam bidang pengetahuan, teknologi serta keterampilan kesehatan.

“ Semua itu nantinya menjadi bekal bagi kehidupan dan penghidupan mereka mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan Negara,” kata Sri Suminarsih yang juga Majelis Pembimbing Saka (Mabi Saka) Bhayangkara, Jumat (9/8/2019).

Ketua Gerakan Pramuka Kwarran Kecamatan Pangatikan, Heri mengungkapkan, pembentukan SBH sangat berarti bagi para Pramuka. Di mana mereka harus bisa berada di setiap lembaga untuk mengabdikan diri sebagai tunas bangsa dan generasi penerus.

“ Tentunya keberadaan SBH sangat berarti dan Pramuka harus berada di setiap lembaga untuk mengabdikan diri,” singkat Heri.

Sementara Ketua SBH Kecamatan Pangatikan, Rudiyana menegaskan, pembentukan SBH berdasarkan kebutuhan tingkat bawah. Yakni, Pramuka Penegak dan Pandega dari satu gugus depan atau lebih yang berminat pada bidang kesehatan dan secara terus menerus melakukan kegiatan bersama.

SBH berada di bawah wewenang, pengelolaan, pengendalian dan pembinaan Kwarrtir yang dibina secara teknis kesehatan oleh Puskesmas setempat.

Hadir pada musyawarah pembentukan SBH, pengurus Gerakan Pramuka Kwarran Kecamatan Pangatikan, Kasi Kesra Kecamatan Pangatikan, Korwil Pendidikan, para Pengawas dan PNF Pangatikan, para Mabigus dan Dewan Kerja Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan setempat.

(MRF/Bang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here