Lagi, Warga Cimaragas Garut Unjuk Rasa Tuntut Kades Mundur

Warga Cimaragas unjuk rasa (Foto Ridwan)

GARUT, iNEWSOnline.co.id: Lagi, warga Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut berunjuk rasa menuntut Kepala Desa (Kades), Suherman mundur dari jabatannya, Kamis (8/8/2019).

Warga Cimaragas unjuk rasa (Foto Ridwan)

Terpantau iNEWSOnline.co.id, aksi Unjuk Rasa (Unras) tersebut didominasi kaum perempuan.

Koordinator Aksi, Aam Alamsyah mengatakan, pihaknya menuntut Kades saat ini juga harus mundur dari jabatannya.

“ Saat ini juga, Kades harus mundur dari jabatannya,” kata Aam.

Menurut dia, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cimaragas sudah mengajukan surat permohonan pemberhentian dan penonaktifan Kades kepada Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Selain menuntut mundur, pendemo juga meminta Pemerintah Desa bertanggungjawab terkait pungutan dana sebesar Rp200 ribu untuk pembuatan sertifikat melalui program Pendaftaran Tanah Sistemtis Lengkap (PTSL).

“ Pungutan dana untuk PTSL dilakukan pada tahun 2017 lalu, hingga kini sertifikat-nya  belum jadi. Bahkan, sama sekali belum diproses pihak BPN,” ungkap Aam.

Sebelumnya iNEWSOnline.co.id mengabarkan, Kades Cimaragas Kamis (11/7/2019) bulan lalu digerebek warga Kampung Cimasuk, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan di sebuah rumah kontrakan yang ditempati Bunga (bukan nama sebenarnya).

Kades Cimaragas kerap berkunjung ke rumah kontrakan Bunga pada malam hari dan pulang menjelang pagi.

Penggerebakan tersebut membuat warga Cimaragas geram karena merasa dipermalukan oleh Kades. Karenanya, ratusan warga gelar aksi Unras menuntut Suherman mundur dari jabatan Kades.

(MRF/Frima)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here