Manuver Balai Literasi Abiyoso Transformasikan Buku Bicara

CIMAHI, iNEWSOnline.co.id : Pada tahun 2018, Balai Literasi Abiyoso mendapat bantuan dari Siloam Foundation (Siloam Center For The Blind) untuk pengembangan informasi yang dapat di akses dimana saja dan kapan saja Buku Bicara melalui aplikasi Audio Mobile Library (AML). Hal ini mengadaptasi perkembangan alat komunikasi telepon pintar (smartphone) yang semakin maju.

Basis penggunaan AML bisa diakses oleh PDSN dengan telepon pintar yang telah di install aplikasi pembaca layar berbasis audio seperti aplikasi Talks, Damayanti dan lainnya. AML ini dapat diunduh di play store secara gratis, Namun untuk menjadi anggota perlu ada izin dari penyedian layanan AML yaitu Balai Literasi Abiyoso.

AML saat ini berisi konten yang cukup beragam, mulai dari majalah Gema Braille berbasis Suara , fiksi dan literatur, novel, literatur Agama, buku sekolah, pengembangan diri, pengetahuan umum, pelajaran Agama Islam, dan berita harian. Tim AML pembuat Buku Bicara mendapat pelatihan langsung dari tenaga ahli Siloam Foundation (Siloam center For The Blind) dalam penggunaan AML ini.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat, sangat mendukung manuver ini. Hingga dirinya mengungkapkan ide untuk mengubah nomenklatur literasi braille menjadi literasi disabilitas.

” Kami rasa sebutan literasi disabilitas lebih cocok jika kini bahan bacaan bisa diwujudkan dalam format lain, tidak hanya melalui huruf braille, contohnya seperti buku bicara ini,” sebut dia.

Modenisasi teknologi merangsang Balai Literasi “Abiyoso” untuk bermanuver di bidang teknologi digital. Buku bicara misalnya, kedepan akan bertransformasi dari kepingan CD menjadi soft file atau e-book yang mampu diakses secara daring, masuk didalam aplikasi, bahkan memiliki website tersendiri yang terkoneksi dengan mesin pencarian “Google”.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here