Ormas, LSM dan Vendor Lokal Siap Geruduk PT KAI

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Vendor lokal di Kabupaten Garut berencana ” Mengeruduk ” Kantor Reaktivasi Jalur Kereta Api Cibatu Garut Cikajang.

Demikian diungkapkan salah satu vendor lokal, Yudi Setia Kurniawan. Menurutnya, aksi ini sasaranya adalah Mainkon pelaksana proyek tersebut yaitu anak perusahan PT KAI sebagai Main Kontraktornya PT. Kereta Api Propety Manajemen (PT. KAPM) yang lebih berpihak pada ‘titipan’ dan vendor besar.

” PT KAPM lebih berpihak pada Vendor besar ketimbang vendor kecil,” kata Yudi yang juga selaku penggiat sosial dan aktivis, kepada iNEWSOnline.co.id, melalui pesawat telpon, Rabu (9/10/2019) .

Disebutkan Yudi, dengan kebijakan tersebut sangat jelas merugikan vendor kecil terutama menyangkut tagihan pekerjaan yang sudah lama tak kunjung cair.

” Saya sebagai putra daerah dan vendor lokal sekarang menilai KAPM akan mulai menyingkirkan kami sebagai putra daerah Kab. Garut dengan memasukan Vendor skala besar yang langsung merupakan titipan,” ungkap Yudi dengan nada kesal.

Yudi menambahkan, diskriminasi perlakukan serta tidak profesionalnya juga kesalahan internal Konsultan PT. KAI dan KAPM, yang dikorbankan Vendor lokal, ini tidak adil sudah nilainya kecil, dievaluasi lagi di jumpingkan hampir 50 persen lebih.

” Vendor kecil bukannya untung malah buntung ini pasti terjadi sesuatu hal didalamnya dan harus diperiksa oleh penegak hukum, ” tegas Yudi.

Dirinya mengaku sudah mendapatkan dukungan dari rekan rekan aktivis LSM dan Ormas untuk mempertanyakan ada apa di Internal KAPM sehingga kondisi ini berubah 180 derajat yang dulunya KAPM itu selalu memperhatikan Unsur dari bawah keinginan masyarakat Lokal dari Mulai RT, RW, Karangtaruna, dan sekarang keadaan itu berbalik seolah olah di dalam KAPM tersebut banyak kepentingan.

” Kita tahu perjalanan awal KAPM dalam merintis proyek Reaktivasi Kereta Api Cibatu Garut Cikajang mereka selalu mendengar aspirasi dari bawah RT RW, Karang taruna. Namun sekarang mereka kayanya lebih asik memainkan proyek proyek dengan Vendor vendor besar yang merupakan titipan, Ingat ini uang negara dan memungkinkan semua diperiksa,” imbuh Yudi.

Senada datang dari Ketua GMBI Distrik Garut, Ganda Permana, yang menilai Kebijakan KAPM saat ini sudah melupakan lokal wisdom, mereka membawa pesan pesan titipan dari atas terkait proyek pengerjaan Reaktivasi Jalur Kereta Api Cibatu Garut Cikajang.

” Kasihan pengusaha pengusaha kecil lokal mereka harus tersingkir oleh orang-orang titipan. Sudah untungnya kecil, dianiyaya lagi. Ini terjadi ketidakadilan kebijakan dan itu pasti ada apa apanya kita akan pertanyakan itu Langsung ke kantor KAPM Garut yang berada di Cibatu,'” singkatnya.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here