Paguyuban Bendahara, Kepala TU SMA, SMK dan SLB Gelar Temu Lepas

PANGANDARAN, iNEWSOnline.co.id : Paguyuban Bendahara dan Kepala TU SMA, SMK dan SLB KCD XI menggelar acara temu lepas yang memasuki purnabhakti 1 November 2019.

Acara tersebut penuh haru, kekeluargaan dan sangat meriah bertempat di Meetingroom Hotel Laut Biru Pangandaran.

Adapun yang purnabhakti diantaranya, Kepala TU SMAN 13, Ayus Setyayoga, Bendahara SMKN 3 Garut, Uloh Saefuloh dan Kepala SMAN 15 yang juga selaku Ketua MKKS SMA, Cecep R Rusdaya.

Kepala TU SMKN 13 Garut merangkap Ketua Panpel acara, Yadi, menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir serta Bé SMART Tour & travel yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

” Disamping menunjukan kinerja yang bagus, sekali kali kitapun ingin refreshing. Dimohon ke depan MKKS dapat memfasilitasi kami untuk wisata ke Bali. Tentunya dengan dorongan dan izin dari masing-masing Kepala Sekolah dan KCD XI.

Ketua Paguyuban, Ayus Setyayoga yang pernah meraih predikat Kepala TU berprestasi Tingkat Nasional dengan mendapatkan hadiah Umroh dari Disdik Jabar tahun 2018, tampil mewakili yg Purnabhakti, menyebutkan, bahwa dirinya sangat bangga dan terharu atas perhatian dan penghargaan rékan-rekan.

” Terima kasih kepada MKKS yg selama ini selalu memfasilitasi kegiatan kami, baik Rakor maupun Bimtek/desiminasi keuangan,” singkat Ayus.

Yayah Rogayah Bendaharawan SMAN 15 Garut selaku Bendahara Paguyuban mendampingi Ketua MKKS SMA untuk menyerahkan cinderamata kepada yang Purnabhakti.

Yayah mengatakan, dirinya sangat terharu dengan kehilangan sosok Ayus dan Uloh sebagai rekan kerja yg sinergis dalam berbagai urusan.

Ketua MKKS, Cecep R. Rusdaya, menyampaikan sambutan terakhir. Bagi dirinya sungguh surprice, tiba-tiba diundang ke acara ini.

” Salut kepada warga paguyuban SMA, SMK & SLB KCD XI yang kompak, selalu berpartisipasi aktif secara konstruktif dalam setiap kegiatan,” kata Cecep.

Kalaupun MKKS selama ini selalu memfasilitasi kegiatan Paguyuban, memang sudah merupakan peran dan fungsinya harus memberdayakan, menumbuhkembangkan semua potensi sekolah. Baik potensi siswa, potensi GTK, dan merespon aspirasi paguyuban, forum komunikasi/asosiasi, MGMP dan lainnya.

” Selama ini MKKS senantiasa menciptakan sikon kerja, meungkeutkeun tali mimitran (menjalin kemitraan), mageuhkeun simpay katresnan (memperkokoh persatuan/kekekuargaan), dengan diselingi candaan, bahwa rekan kita itu 3 macam, Ada yang tertawa dikala kita bahagia, ada teman yang menangis dikala kita berduka dan ada teman yang tertawa ketika kita titajong sampai dia nangis saking gelinya,” pungkas Cecep.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here