Pandemi Covid 19, Legislator Demokrat Gelar Reses Outdoor

reses, inewsonline.co.id

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Anggota DPRD Garut Fraksi Partai Demokrat (PD), Mas Yayu Siti Sapuro, sengaja menggelar Reses Masa  Sidang 1 Tahun 2021 Outdoor (Luar Ruangan). Hal tersebut dilakukan dalam rangka upaya mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) standar Covid 19, dimana diberlakukan 3M (Mencuci tangan, Menjaga  jarak dan Memakai masker).

“ Ya, Reses kali ini sengaja digelar Outdoor guna mematuhi Prokes, dengan diberlakukan 3M,” kata Yayu kepada iNEWSOnline.co.id, melalui pesawat telpon, Jumat (22/1/2021).

Lebih jauh disebutkan yayu, kegiatan reses ini sebagai agenda kegiatan rutin menampung aspirasi masyarakat sebagaimana  dalam tugas dan fungsinya yang tercantum dalam UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah bahwa DPRD berkewajiban untuk memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat yang diwakilinya dan diperkuat dengan sumpah jabatan.

Baca juga: Reses di Bayongbong, Dadang Sudrajat Terapkan Prokes

“ Hal ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan dalam penyusunan rencana pembangunan  tahun 2022,” imbuhnya.

reses, inewsonline.co.id
Konstituen Reses Anggota DPRD Garut Fraksi Partai Demokrat, Mas Yayu Siti Sapuro, Spt

Dijelaskan Legislator dua periode yang juga Anggota Komisi IV, ditengah pandemic Covid 19, kegiatan reses tetap harus dilakukan mengingat Masa Sidang 1 untuk  mengikuti tahapan perencanaan pembangunan dimana pada bulan Januari ini merupakan tahapan penjaringan aspirasi.

Memasuki bulan Februari, di tingkat kecamatan akan mulai dilaksanakan musrenbang Kecamatan, selanjutnya bulan Maret – April dilaksanakan Musrenbang tingkat Kabupaten.

“ Untuk  itu Reses kali ini harus dilaksanakan tepat waktu. Aturannya anggota Dewan harus sudah memasukan Pokok Pikiran (Pokir) seminggu sebelum pelaksanaan Musrenbang Kabupaten,” terang Legislator belambang Bintang Mercy.

reses, inewsonline.co.id
Anggota DPRD Garut, Fraksi Demokrat, Mas Yayu Siti Sapuro

Disamping itu dalam kegiatan ini disampaikan pula kegiatan yang telah difasilitasi dan diperjuangkan diantara, penataan makam di 8 lokasi, pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), pembangunan sumur bor di 10 lokasi, fasilitasi bantuan keuangan untuk Mesjid. Jalan lingkungan, kegiatan pemberdayaan melalui bantuan keuangan untuk 11 kelompok, bantuan langsung tunai kepada lansia jompo dan disabilitas.

Adapun aspirasi masyarakat kali ini masih berkutat diseputar penataan lingkungan, seperti TPT, Jalan Lingkungan, Penataan makam, Kube mesjid dan lainnya.

“ Aspirasi warga akan dikemas menjadi Pokir yang diusulkan ke Pemkab Garut guna direalisasikan,” tutup Yayu.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here