Pemdes Sukaluyu ‘Mantai’ Komentar Miring Beterbangan

sukaluyu fokusjabar.id
Ilustrasi (foto web)

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Rencana Pemerintah Desa (Pemdes) Sukaluyu Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut untuk ‘Mantai’ ke Pangandaran pada Sabtu (15/1/2022) mendapat sorotan tajam dan kritikan pedas dari Ketua BPD serta tokoh setempat.

Ketua BPD Sukaluyu, Hayun Saprudin menyebutkan, rencana ‘arulin’ Pemdes Sukaluyu ke Pangandaran dinilai tidak tepat, mengingat masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan.

” Hebat, bisa piknik di tengah segudang pekerjaan dan permasalahan yang belum selesai, ” Kata Hayun kepada iNEWSOnline.co.id melalui pesawat telpon, Jumat (14/1/2022) malam.

BACA JUGA: Agus Samsudin Wujudkan Cilampuyang Taat Pajak

Disebutkan Hayun, pekerjaan yang belum diselesaikan diantaranya, belum adanya Laporan Pertanggungjawaban  Realisasi APBDES tahun 2021 Semester 1 dan  2.

sukaluyu fokusjabar.id

RKPDES tahun 2022 belum ditetapkan dan disahkan seharusnya paling lambat per tanggal 31 Desember.

” Silakan saja piknik dengan catatan pekerjaan sudah diselesaikan,” geram Hayun.

Bahkan lanjut dia, piknik identik dengan senang-senang. Hal tersebut menunjukan bahwa pemdes Sukaluyu tidak memiliki rasa empati kepada masyarakat disaat masyarakat lagi kesulitan hidup karena pada saat ini lagi musim paceklik.

” Bahkan, pada saat ini ada sebagian masyarakat yang lagi berduka karena keluarganya meninggal dunia(RW 01,2 orang dan di RW 02,1 orang). Dimana hati nurani kalian?, ” Ungkap Hayun.

Hayun pun menyikapi anggaran piknik ke Pangandaran tersebut bersumber dari mana. Apa dari dana pribadi atau kah?.

” Patut dipertanyakan anggarannya darimana? Disaat pembangunan TPT blok Kudang dan blok Jati tidak selesai, ” tegasnya.

Sementara itu Ketua RW 05, Ahmad Baehaqi, menyayangkan, rencana Pemdes piknik ke Pangandaran tidak dalam situasi yang tepat.

” Aneh memang, piknik yang nota bene dengan anggaran besar bisa dilaksanakan. Tapi pelatihan dan rapat yang bersangkutan dengan Ketua RT tidak dilibatkan. Apakah pemangkasan anggaran atau terbaca ‘sieun loba teuing pincuk’, ”  singkat dia.

Hal senada diungkapkan Ketua RW 10, Rosadi. Menurutnya piknik sah sah saja dilaksanakan namun situasinya kurang tepat.

” Dari pada ka Pangandaran, mending survey ka wilayah, dimana masih banyak warga yang menempati rumah tidak layak huni, ” ujarnya.

Camat Sukawening, Jeje Jenal saat dimintai komentar melalui aplikasi WhatsApp, hanya menyebutkan No Comment.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here