Penyaluran BPNT di Sukaluyu Menuai Protes Warga

Branded yang disuguhkan tiap agen

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening Garut menuai protes warga. Dimana diwaktu yang bersamaan BPNT Berjalan (BNI) dan BPNT Perluasan (Mandiri) disalurkan.

Protes warga tersebut akibat tidak sama Branded yang dikemas tiap agen. Bahkan perbandingan harga pun dilontarkan.

Demikian diungkapkan Ketua RT 02 RW 04 Desa Sukaluyu, Rani Marliani. Menurutnya, pihaknya banyak menerima keluhan dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT perluasan (Mandiri).

” KPM membandingkan branded yang dikemas. Bahkan KPM BPNT Mandiri menyebutkan branded yang dikemas agen BNI lebih baik,” kata Rani kepada iNEWSOnline.co.id, Sabtu (15/8/2020).

Disebutkan Rani, aneh memang, per KPM BPNT baik itu Mandiri atau BNI sama mendapatkan Rp 200 ribu. Tapi kenapa jenis barang yang disuguhkan berbeda.

” Kenapa ini bisa terjadi, apakah tidak ada komunikasi ataupun keselarasan dalam pengadaan barang,” tanya Rani nampak heran.

Adapun branded yang disuguhkan, (Agen Mandiri), beras, telor, daging, jeruk, tomat, kol, tahu dan garam. (Agen BNI), beras, daging, telor, minyak, pir, tahu, dan sayuran sop.

” KPM lebih memilih branded yang disuguhkan Agen BNI,” terang Rani.

Hal senada diutarakan salah seorang KPM BPNT Mandiri yang enggan disebutkan identitasnya. Menurutnya, branded yang diterima diantaranya ada yang busuk yaitu jeruk.

” Jeruk na aya nu buruk,” singkat dia.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here