Persaingan Antarpendukung Menajam, Sekretaris DPMD: 2.100 Personel Gabungan Disiagakan 

Sekretaris DPMD Garut, Asep Jaelani (Foto Bambang)

GARUT, iNEWSOnline.co.id: Selasa (5/11/2019) besok, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak gelombang III di Kabupaten Garut digelar.

Terpantau iNEWSOnline.co.id, Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) tingkat Kabupaten dan Desa tengah fokus untuk menyukseskan pesta demokrasi enam tahunan tersebut.

Diluar itu, jauh di kedalaman masyarakat desa yang akan menggelar Pilkades tercium aura persaingan antarpendukung calon Kepala Desa (Kades) yang cenderung menajam.

Menanggapi kondisi tersebut Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Asep Jaelani menyebutnya hal yang wajar terjadi dalam sebuah pesta demokrasi.

Meski begitu, pihaknya telah membangun langkah antisipasi agar pada pelaksanaannya nanti berjalan sesuai harapan, sukses tanpa ekses.

“ Selain deklarasi damai, sejak awal kita bersinergi dalam semua tahapan. Baik dengan PPKD maupun dengan aparat kemanan yang telah menyiapkan skenario dalam pengamanan pelaksanaan Pilkades,” beber Asep.

Menurut dia, pihak aparat keamanan telah memetakan indeks potensi keamanan berdasarkan dari hasil tahapan seleksi Bakal Calon (Balon) yang dilakukan beberapa waktu yang lalu.

“ Sedikitnya 2.100 personel gabungan yang terdiri  dari TNI, Polri, BPBD, Satpol PP dan Linmas disiapkan dalam pesta demokrasi tersebut,” katanya.

Pada pelaksanaannya nanti sambung Asep, 450 calon Kades bakal bertarung berebut kepercayaan masyarakat yang tersebar di 125 Desa. Dana yang dikucurkan APBD Garut sebesar Rp4 milyar.

Secara terpisah Camat Leles, Asep Suhendar mengungkapkan, di wilayah binaannya tujuh desa akan menggelar Pilkades. Tiga desa diantaranya telah terpetakan oleh pihak keamanan masuk katagori rawan konflik. Yakni, Desa Cangkuang, Sukarame dan Desa Margaluyu.

Meski tidak sempat mencuat konflik yang berarti kata dia, namun Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Leles bersama kepanitiaan di tingkat desa terus menjaga kondusivitas dengan menginisiasi deklarasi damai, pembinaan, pendekatan yang melibatkan para tokoh hingga mengagendakan patroli rutin ke setiap desa.

“ Dalam setiap kesempatan, kami selalu menekankan kepada para calon Kades agar lebih menonjolkan gagasan seperti telah dituangkan dalam visi misi. Intinya, tidak mengedepankan rivalitas. Alhamdulillah, hingga saat ini aman terkendali,” tutup Camat.

 (Sifath/Bang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here