PKP PPKn di SMAN 26 Garut Tengah Dilaksanakan

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Dalam rangka meningkatkan Mutu Pendidikan dan Kualitas Pendidikan secara Nasional, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang berada di wilayah KCD XI, Selama 5 pekan (19 Okt – 16 Nop 2019) tengah melaksanakan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi yang tempat penyelenggaraanya dibagi menjadi 3 zona, Garut Selatan, Tengah dan Utara.

Salahsatu SMA yang di percaya sebagai tuan rumah adalah SMAN 26 Garut yang ditunjuk sebagai penyelenggara PKP untuk bidang Study PPKn.

Kepala SMAN 26 Garut, Dede Kustoyo, mengatakan, dengan ditunjuknya SMAN 26 Garut sebagai Pusat Belajar Mata Pelajaran PPKn pada kegiatan PKP merupakan suatu kehormatan.

” Mudah-mudahan diwaktu yang akan datang pelaksanaan PKP lebih disempurnakan lagi sehingga tujuan dari program PKP dapat tercapai,” kata Dede, Sabtu (9/11/2019).

Guru inti PPKn SMAN 26 Garut, Iya Bahtiar, menyebutkan, bahwa program PKP, merupakan sebuah upaya yang diarahkan untuk meningkatkan kompetensi pembelajaran peserta didik.

” Jika dilihat dari hasil yang diharapkan (out put maupun out come), dimana saya melihat program ini merupakan program yang ideal, karena selain diharapkan dapat meningkatkan nilai hasil evakuasi pembelajaran/USBN yang berorientasi HOTS, peserta didikpun diupayakan memiliki kecakapan berpikir kritis dan kecakapan abad 21,” ujarnya penuh semangat.

Iya menambahkan, tujuan lain dari PKP adalah peserta didik supaya memiliki kesiapan untuk menjalani kehidupannya dan mengambil peranan di masa yang akan datang sehingga dalam KBM menjadi bermakna dan hidup para siswa diberikan kebebasan untuk menyampaikan pendapatnya sesuai dengan metode pembelajaran seperti Project Based Learning, Problem Based Learning, Discovery Learning dan Inquiry Learning.

Salah satu peserta, Aep Saepudin, mengatakan, dirinya sangat menyambut baik atas kegiatan PKP, sehingga dapat menambah ilmu pengetahuan dan bekal pembelajaran dalam pelaksanaan KBM dan pembuatan soal HOTS, yang membuat kami harus sering belajar dan membaca literatur buku sumber sehingga tidak ketinggalan zamaa.

Lebih lanjut Aep Saepudin yang juga menjabat sebagai pengurus MKKS SMA Kabupaten Garut berharap agar para guru yang telah mengikuti PKP dapat merealisasikannya di kelas pada saat pembelajaran sehingga para siswa menambah wawasan dan ilmu pengetahuannya.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here