PM Gatra Usulkan Pemindahan Ibukota Garut ke Wilayah Selatan

Ketua PM Gatra, Holil Aksan Umarzein

GARUT, iNEWSOnline.co.id: Pada tahun 2014 lalu, pemerintah pusat menghentikan sementara moratorium  pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten/Kota hingga Provinsi.

Kedua dari kanan, Ketua PM Gatra bersama pengurus PCNU Garut

UU No23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang diterbitkan membuat tata cara pembentukan DOB menjadi semakin sulit. Pasalnya harus dilakukan melalui berbagai tahapan daerah persiapan.

Artinya, dalam kurun waktu 3 tahun pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap daerah persiapan tersebut. Jika dirasa tidak layak ditetapkan menjadi DOB, maka akan dikembalikan kembali ke daerah induknya.

DOB sangat diperlukan, khususnya di wilayah Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

Menurut Ketua Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM-Gatra), Holil Aksan Umarzein, semangat akan DOB pada prinsipnya bertujuan untuk percepatan dan peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, percepatan pertumbuhan kehidupan iklim berdemokrasi.

Percepatan pertumbuhan pembangunan ekonomi daerah yang berkeadilan, percepatan pengelolaan potensi daerah, peningkatan keamanan dan ketertiban serta peningkatan hubungan yang serasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“ Beberapa alasan tersebut  menjadi salah satu pendekatan yang cukup diminati dan dinantikan masyarakat dalam kaitan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan peningkatan pelayanan publik,” kata Holil.

Dengan dikembangkannya daerah baru yang otonom sambung Holil, akan memberikan peluang untuk menggali berbagai potensi ekonomi yang selama ini tidak tergali dan bahkan tidak dikelola dengan baik oleh pemerintah induk.

Selain itu, penyerapan SDM dan tenaga kerja lintas sektor lebih merata dan berkeadilan. Dengan begitu, DOB tentunya akan menjadi penggerak ekonomi berbasis potensi yang akan membuka peluang usaha dan investasi secara langsung ataupun tidak langsung untuk kepentingan masyarakat.

Jika memang DOB sulit diwujudkan di Kabupaten Garut karena terkendala persyaratan dan regulasi, kata Holil, alangkah baiknya Bupati bersama DPRD serta elemen masyarakat mendorong pemindahan ibukota ke wilayah Selatan.

Langkah berikutnya mendorong terbentuknya Kotamadya Garut Kota atau Garut kota administratif.

“ Saya rasa, Garut menjadi Kotamadya sudah sangat layak dan hanya tinggal melakukan berbagai pembenahan saja,” ucap Holil.

Selanjutnya, daerah yang lebih siap DOB yaitu pembentukan kembali Kabupaten Limbangan yang berada di wilayah Garut Utara.

Berdasarkan hasil berbagai kajian, Gatra lebih siap menjadi DOB. Untuk itu, dia berharap, Bupati, DPRD bersama elemen masyarakat mengkaji usulan tersebut.

Kajian-kajian secara ilmiah dan melibat berbagai pakar di lintas sektoral pun diperlukan agar proses dan perencanannya sesuai harapan.

(MRF-Shen/Bang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here