Roni : Berlakukan PSBB, Pemerintah Wajib Berikan Jaminan Hidup

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di 14 Kecamatan (Tiga Zona) mendapatkan tanggapan dari Forum Pemerhati Desa (FPD).

Ketua FPD, Roni Faisal Adam didampingi Bidang Investigasi, Informasi dan Komunikasi, Usep Kadarisman, mengatakan, konsekuensinya jika PSBB diterapkan maka dengan sendirinya membatasi aktivitas warga atau melarang orang keluar dari rumah. Hal tersebut akan berdampak ke sosial ekonomi warga.

” Kami harap pemerintah daerah harus memberi jaminan hidup, bantuan sosial, menyiapkan tenaga fisikiater yang memadai, Tenaga Pendampingan Anak,” kata Roni.

Hal tersebut perlu dilakukan guna mengantisifasi tingkat defresi warga masyarakat, tingkat Defresi anak, meminalisir angka kekerasan dalam rumah tangga, serta meminimalisir kejahatan yang diakibatkan faktor ekonomi.

Dan seandainya, persiapan PSBB tidak matang dan kajian dampak sosial, ekonomi , kesehatan, tidak dibahas secara mendalam, maka akan berpeluang memunculkan polemik di masyarakat.

” Kita sekarang melarang orang tidak keluar dari rumah, apa risiko kalau dia nggak keluar rumah, kan harus dikasih jaminan hidup. Kalau jaminan hidupnya nggak ada, gimana penyelesaiannya,” imbuh dia.

Dikatakan Roni, pemerintah juga harus berani jujur mengenai data berapa jumlah warga yang tercover bantuan serta berapa jumlah warga yang belum tersentuh bantuan.

” Ratusan ribu Kepala Keluarga yang tidak tersentuh harus menjadi prioritas dan perhatian Eksekutif dan legislatif,” ucap Roni.

Sementara itu, Usep Kadarisman, mengatakan, keterbukaan stok pangan di Garut juga harus jelas, Kemampuan daya beli masyarakat juga harus menjadi perhatian pemerintah.

” Pemerintah juga harus terbuka data terkait korban PHK dan warga yang kehilangan mata pencaharian terdampak Covid 19,” singkat Usep.

(MRF/Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here