RSU dr. Slamet Garut Buka Ruang Komunikasi, Keluarga Pasien “Keukeuh” Menggugat

Acep Dani Hamdani (Foto Ridwan)

GARUT, iNEWSOnline.co.id: Warga Kampung Sindangsari, RT01/09, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Yogi Rizmaya Dzauki (16) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) dr. Slamet Garut, Sabtu (6/6/2020)  dini hari lalu.

Kematian siswa salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Sukawening itu dikabarkan karena kelalaian pihak RSU dr. Slamet Garut.

Tentu kematian Yogi menyisakan duka mendalam bagi orangtuanya (Agus Rustandi dan Sumi Susanti), kerabat dan teman-temannya.

Terkait hal itu, Humas RSU dr. Slamet Garut, Cecep Ridwan mendatangi keluarga pasien meninggal dan aparat desa setempat untuk membuka ruang komunikasi.

“Intinya kita membuka ruang komunikasi dengan keluarga pasien dan akan membuka pasien selama menjalani pengobatan dan perawatan,” katanya.

Sementara Paman Yogi (alm), Acep Dani Hamdani membenarkan telah kedatangan dua orang utusan RSU dr. Slamet Garut yang didampingi salah satu tokoh masyarakat setempat yang pernah bertugas di Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut.

“Ya, barusan kami kedatangan dua orang utusan yang mengatasnamakan Humas RSU dr. Slamet Garut. Tentu silaturahmi tersebut kami terima dengan baik,” ungkap Acep kepada iNEWSOnline.co.id, Senin (8/6/2020) malam.

Menurut dia, meski pihak RSU telah membuka ruang komunikasi, namun pihaknya tidak akan menghentikan rencana gugatan. Terlebih, kedua utusan tersebut bukan pejabat yang berkopenten.

“Kami tetap akan melanjutkan gugatan karena banyak hal dugaan yang perlu diungkap dalam berbagai kejanggalan dan kelalaian pihak RSU dr. Slamet Garut. Mala mini juga, Saya akan menemui pengecara untuk mendampingi kasus ini,” tegas Acep Dani.

(MRF/Bang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here