Sepanjang Kasus Corona, di Garut 31 Orang Meninggal Dunia

GARUT, INEWSOnline.co.id: Hingga pekan terakhir Bulan Mei 2020, di wilayah Kabupaten Garut tercatat 31 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Data tersebut berdasarkan rilis yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Jumat (29/5/2020).

Menurut Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, terdapat penambahan laporan kasus ODP sebanyak 4 orang. Masing-masing, 1 orang warga Kecamatan Cibalong, 2 orang warga Kecamatan Pasirwangi dan 1 orang warga Kecamatan Cigedug.

Lalu penambahan kasus PDP sebanyak 1 orang dari Kecamatan Karangpawitan (pasien sedang dilakukan proses perawatan di RSU. dr. Slamet Garut) dan kasus konfirmasi 3 orang dari Kecamatan Selaawi (awalnya berstatus OTG).

Mereka adalah seorang wanita usia 41 tahun (KC-14), seorang anak laki-laki usia 15 tahun (KC-15) dan seorang anak laki-laki usia 8 tahun (KC-16). Mereka merupakan hasil transmisi lokal (penularan lokal).

Langkah yang akan dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) kata Yeni, melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Kecamatan Selaawi, 29 Mei 2020 selama 14 hari.

Sedangkan untuk lokasi Desa Samida akan dilakukan karantina mandiri dengan pertimbangan tingkat mobilitas KC tinggi.

Total kasus Covid-19 (OTG, ODP,PDP dan Konfirmasi ) per hari ini sebanyak 3.505 kasus. Terdiri dari : OTG (817 orang). Dimana 385 masih dalam tahap observasi dan 432   selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian (3 orang OTG sebelumnya menjadi status konfirmasi + (positif)

ODP     (2.606 kasus). 173 kasus masih pemantauan, 5 dalam perawatan dan 2.428 selesai pemantauan (14 orang meninggal). PDP (66 kasus). 6 kasus sedang dalam perawatan dan 60 kasus selesai pengawasan (15 diantaranya meninggal).

Konfirmasi +, total 16 kasus. Terdiri dari 6 orang dalam perawatan, 8 orang dinyatakan  sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

(Deni Rinjani/Bang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here