SMK Al-Ghifari Bantah Tahan Ijazah

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) AlGhifari Banyuresmi Garut bantah menahan ijazah siswa yang sudah tamat belajar.

Demikian diungkapkan Kepala SMK AlGhifari, Hasan Taufan Rahman. Menurutnya, pihaknya tidak pernah menahan ijazah siswa meskipun masih mempunyai kaitan dengan pihak sekolah.

” Kami tegaskan penahan ijazah tidak terjadi di SMK Al Ghifari,” kata Hasan kepada iNEWSOnline.co.id, Jumat (25/10/2019).

Diakui Hasan, dewasa ini kelas XII yang sudah lulus masih ada yang belum mengambil ijazah. Padahal jika ada komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua maka ijazah tersebut bisa diambil meskipun masih ada tunggakan.

” Kami himbau kepada orang tua untuk aktif dan datang ke sekolah komunikasi baik baik maka ijazah tersebut bisa dibawa,” imbunya.

Hasan menambahkan, memang setiap sekolah baik negeri maupun swasta pasti tidak akan sama dalam mengambil sebuah kebijakan. Akan tetapi pihaknya yakin semua urusan pasti bisa diselesaikan dengan cara baik-baik.

Oleh karena itu lanjut dia, peran aktif orang tua sangat dibutuhkan disamping pihak sekolah pun mempunyai data base siswa terutama yang menyangkut segi ekonomi orang tuanya.

” Kami pun bisa memilih dan memilah mana siswa yang perlu dibantu dan mana siswa yang perekonomian orang tuanya sudah maju,” terangnya.

Tidak sedikit sebut Hasan, orang tua membiayai anaknya dalam keperluan sekolah. Namun biaya tersebut tidak sampai kepada sekolah.

” Ada saja siswa yang nakal dan tidak memberikan amanat orang tuanya,” ucapnya.

Disinggung mengenai bantuan pemerintah, jawab Hasan, bantuan operasional yang diberikan pemerintah memang sudah ada. Namun bagi SMK yang nota bene harus sesuai dengan Dunia usaha dan dunia industri memang keteteran.

” Seperti halnya di jurusan Farmasi. Siswa dalam praktek membutuhkan bahan yang sifatnya habis pakai. Berbeda dengan jurusan umum atau yang lainnya,” pungkasnya.

(Cep K/Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here