Target 2020, Sukaluyu Pemasok Minyak Mawar Terbesar di Garut

GARUT, iNEWSOnline.co.id: Rencana pembuatan kebun mawar yang berlokasi di Cibatu Agung Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening Garut selain menjadi destinasi wisata, juga target pada tahun 2020 Sukaluyu menjadi pemasok terbesar minyak mawar di Kabupaten Garut.

Demikian diungkapkan Penjabat Kepala Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening, Yuddy Kuswanadipura, yang didampingi penggiat sosial komunitas Mawar Magot  Garutan (MAGGAR), Jayadi. Menurutnya, pihaknya menargetkan 2020 Sukaluyu menjadi sentra penghasil minyak mawar terbesar di Garut.

” Kami optimis jika kebun sudah berjalan, maka Sukaluyu akan menjadi pemasok minyak mawar terbesar di Garut,” kata Yuddy kepada iNEWSOnline.co.id, Sabtu (28/9/2019).

Disebutkan Yuddy, banyak yang bisa di eksplor, misalnya mawar baik dikonsumsi untuk kesehatan, dibuat teh, dibikin minyak, sabun, dan yang penting menjadi destinasi wisata.

”  Jika itu semua berjalan, maka dengan sendirinya akan meningkatkan IPM dari segi pendapatan atau ekonomi,” terangnya nampak bangga.

Sementara itu, penggiat sosial MAGGAR, Jayadi, menyebutkan, cara penanaman mawar garutan sangatlah mudah dengan cara di stek.

” Jarak tanam mawar garutan berjarak 1 m x 1 m. Dan dalam pupukan bisa menggunakan pupuk organik hasil permentasi,” ujar Jayadi.

Lebih jauh diutarakan Jayadi, dalam jangka waktu 4 bulan sudah bisa dipanen dalam skala kecil. Sedangkan menginjak  usia tanam 8 bulan ke atas, maka maksimal satu pohon bisa menghasilkan 2 kg bunga mawar.

Keunggulan lainnya, tanaman mawar hanya dihinggapi lalat sebagai hama. Dan itu bisa ditanggulangi dengan cara di semprot dengan menggunakan pestisida hasil permentasi.

” Usia pohon mawar di perkirakan 15-20 tahun. Karakternya sama dengan kopi, namun mawar bisa dipanen setiap hari,” terangnya.

Jayadi menambahkan, yang terpenting mawar garutan terfokus untuk minyak mawar garutan. Target 2020 Sukaluyu menjadi pemasok minyak mawar garutan terbesar di Garut.

” Skala prioritas untuk mawar garutan terpusat di desa Sukaluyu,” pungkasnya.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here