Wagub Optimistis Jabar Juara Lahir Batin Tercapai

Foto Humas

BANDUNG, iNEWSOnline.co.id: Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengaku, setahun mendampingi Ridwan Kamil (Emil) memimpin 27 Kabupaten/Kota, dirinya merasakan punya tantangan yang lebih besar jika dibandingkan saat menjabat bupati Tasikmalaya.

Uu juga mengaku banyak belajar kepada Ridwan Kamil. Dalam pembagian tugas, Uu mendapat tugas untuk mencari 10 potensi wisata di desa serta tugas yang berkaitan dengan keagamaan.

” Kang Emil selalu memberi masukan kepada saya. Contohnya, mencari potensi wisata dan bidang keagamaan,” ucap Uu.

Memasuki tahun kedua, Uu menargetkan pembangunan tetap mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan visi misi Jabar Juara Lahir Batin.

Uu optimistis dalam sisa waktu empat tahun hingga 2023, meski tidak sempurna namun target tersebut akan tercapai dan menunjukkan progres berarti.

” Intinya dalam waktu empat tahun ke depan, Insya Allah Jabar Juara Lahir Batin bisa tercapai. Walaupun tidak sempurna tapi ada progres. Semisal, infrastruktur jadi lebih baik, berkurangnya angka pengangguran, meningkatnya derajat kesehatan dan partisipasi pendidikan juga kesejahteraan. Itu yang kami kejar,” tutup Uu.

Sebelumnya iNEWSOnline.co.id mengabarkan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil mengatakan, tahun pertama merupakan tahun membangun fondasi. Merujuk teori demokrasi pemerintahan, hasilnya terlihat di tahun ketiga.

” Istilahnya kami (Ridwan Kamil-Uu) ini sedang bercocok tanam. Jadi belum semuanya bisa dipanen (baru sebagian),” kata Emil seusai acara Informil (Informasi Ridwan Kamil) di halaman Gedung Sate Kota Bandung, Jumat (6/9/2019) kemarin.

” Hasilnya terasa di tahun ketiga. Dimana pada tahun pertama membangun fondasi dan tahun kedua mengakselerasi,” sambung Emil.

Emil juga menjabarkan sejumlah capaian Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar yang sudah terlihat di tahun pertama.

Salah satunya, menyangkut pembangunan desa. Lebih dari 500 desa di Jabar sudah naik status dari desa berkembang menjadi maju. Bahkan, sudah tidak ada lagi desa berstatus sangat tertinggal.

(Tisna Wibawa/Bang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here