Yudi Muhamad Aulia : Terjadi Stunting Bukti Buruknya Pelayanan Kesehatan Garut

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Ironis memang, ditengah gencarnya pembangunan di Kabupaten Garut serta digelontorkannya alokasi Stunting dengan besaran dana Rp. 44 Milyar, masih ada seorang bocah yang mengalami gizi buruk atau Stunting.

Diperparah lokasi bocah malang tersebut berada di Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut yang nota bene satu kecamatan dengan tempat tinggal Bupati Garut Rudy Gunawan.

Sebut saja Tiara Sri Mulyani (2) bocah malang penderita Stunting merupakan anak dari pasangan Deden Sadar Mulyana dan Nining warga Kampung Tajur Sela  RT 03/03 Desa Sukamenak  Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut.

Salah seorang aktivis senior Garut, Yudi Muhamad Aulia mengatakan, dengan terjadinya Stunting merupakan tamparan keras dan salah satu bukti nyata lemahnya pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut.

” Dewan Pengawas Kesehatan tidak berfungsi,” kata Yudi kepada iNEWSOnline.co.id, melalui pesawat telpon, Sabtu (14/12/2019).

Juga lanjut Yudi, Bupati Garut tidak paham dengan lingkungan sendiri serta salah memilih orang mengangkat dan menjadikan seorang Kepala Dinas Kesehatan.

” Bupati gagal salah pilih orang,” imbuh Yudi.

Tiara Sri Mulyani bocah malang penderita gizi buruk

Diterangkannya, selain itu, dirinya merasa heran dengan anggaran yang cukup besar dalam penanganan Stunting tapi masih ada warga yang menderita gizi buruk.

” DPRD Garut pun tidak melakukan fungsi pengawasan terhadap anggaran Stunting sebesar Rp 44 Milyar,” tuding Yudi.

Memang lanjut Yudi, sangat kontras dibalik pembangunan pasar Wanaraja yang berdiri kokoh dan sangat megah dengan menghabiskan dana puluhan milyar tapi masih ada warga Wanaraja yang menderita.

” Saya sangat prihatin. Ini harus menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Garut,” pungkas Yudi.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here