Yudi Setia Kurniawan: Kami Siap Buka di Depan Publik

GARUT, iNEWSOnline.co.id : Terkait adanya demo yang salah satu pointnya ‘berikan perlindungan hukum terhadap pedagang Pasar Cibatu yang tertindas akibat kebijakan yang pro kapitalis’, mendapat reaksi keras dari PT Trie Mukti Pertama Putra selaku pengembang pasar Cibatu.

Perwakilan PT Trie Mukti Pertama Putra, yang juga selaku pengelola pasar Cibatu, Yudi Setia Kurniawan, mengatakan, pihaknya merasa heran dengan adanya demo yang salah satu point’ nya menyangkut warga pasar yang menjadi korban kebijakan pro kapitalis.

” Siapa yang pro kapitalis, justru mereka (warga pasar yang demo) adalah kapitalis pembangkang yang mempunyai kios lebih dari dua,” kata Yudi kepada iNEWSOnline co.id, melalui pesawat telpon, Kamis (26/9/2019) malam.

Disebutkan Yudi, pihaknya siap memberikan penjelasan kepada publik tentang permalasahan yang sebenarnya terjadi.

” Kami siap buka-bukaan,” tegas Yudi dengan nada kesal.

Sebenarnya lanjut Yudi, awalnya, semenjak pembangunan pasar dengan sistem BOT (uang pengembang) mereka berlomba-lomba untuk sebanyak mungkin memiliki kios dengan membayar uang muka (DP).

Seiring berjalannya waktu, mereka yang ‘nakal’ membayar cicilan tidak tepat waktu dan terkesan ‘hare-hare’. Dan sekarang membikin ulah dengan demo minta perlindungan.

” Kami tegaskan yang meminta perlindungan itu kiosnya banyak lebih dari dua dan tidak mau melaksanakan kewajiban sementara haknya dituntut,” sebut Yudi.

Adapun mereka meminta gratis kepada Pemda, silakan itu hak mereka pihaknya juga mendukung. Tapi jangan di jadikan alibi untuk tidak menyelesaikan kewajiban, pihaknya tidak sembrono menindak tidak memakai tahapan  permusyawarahan yang baik dan benar dan itu sudah sikasih waktu 5 tahun untuk grass period.

” Intinya kami siap memberikan penjelasan baik kepada publik ataupun kepada pemerintah,” pungkas Yudi.

(Rik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here